Studi Kasus Pelaku Tindak Pidana Pembunuhan dalam Masyarakat Adat Marind di Kabupaten Merauke (Studi Putusan Nomor 120/PID.B/2012/PN.MRK)

Nagi, Christian Andreo Onha (2018) Studi Kasus Pelaku Tindak Pidana Pembunuhan dalam Masyarakat Adat Marind di Kabupaten Merauke (Studi Putusan Nomor 120/PID.B/2012/PN.MRK). Undergraduated thesis, Universitas Cenderawasih.

[img] Text (Sampul)
COVER.pdf

Download (29kB)
[img] Text (Abstrak)
LEMBAR PERSETUJUAN.pdf

Download (409kB)
[img] Text (Bab I)
BAB I.pdf

Download (217kB)
[img] Text (Bab II)
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (233kB)
[img] Text (Bab III)
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (226kB)
[img] Text (Bab IV - Kesimpulan dan Saran)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (33kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (33kB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada (instansi) Pengadilan Negeri Merauke dengan tujuan untuk mengetahui bentuk putusan dan pertimbangan hakim dalam perkara tindak pidana pembunuhan berencana yang dilakukan oleh seorang ketua adat Marind Golongan Imo. Dimana pembunuhan yang dilakukan tersebut sudah dibahas dalam rapat/pertemuan adat. Penelitian juga dilakukan di Kampung Senegi Distrik Animha dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan sanksi pidana adat bagi pelaku pembunuhan dalam masyarakat hukum adat Marind. Untuk mencapai tujuan tersebut digunakan teknik pengumpulan data berupa tipe penelitian yuridis normatif dan tipe penelitian yuridis empiris, selanjutnya data yang diperoleh disajikan secara deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pertimbangan hakim dalam Putusan No. 120/Pid.B/2012/PN-MRK mengenai tindak pidana pembunuhan ini telah memenuhi seluruh unsur Pasal 340 KUHP, dan juga hasil penerapan sanksi atau denda adat yang berupa pemberian 2 (dua) anak perempuan dari pihak pelaku kepada pihak korban hanya menjadi bahan pertimbangan yang meringankan terdakwa saja dan tidak bisa menghapus pidana yang yang dilakuakan terdakwa.Sehingga hakim menjatuhkan putusan berupa 2 (dua) tahun dan 6 (enam) bulan pidana penjara kepada terdakwa. Disarankan kepada penegak hukum dan pemerintah agar lebih memperhatikan keputusan yang telah diputus dalam sidang adat, dan juga agar pemerintah dapan membuat sebuah Peraturan Daerah tentang pengakuan terhadap masyarakat adat Marind di Merauke dan membentuk peradilan adat untuk masyarakat adat Marind di Kota Merauke.

Item Type: Thesis (Undergraduated)
Uncontrolled Keywords: Pembunuhan, Sanksi Adat, Tindak Pidana.
Subjects: 300 – Ilmu Sosial > 340 Ilmu hukum > 345 Hukum pidana
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Novia Lestari Br Pinem
Date Deposited: 16 Mar 2023 23:53
Last Modified: 16 Mar 2023 23:53
URI: http://repository.uncen.ac.id/id/eprint/168

Actions (login required)

View Item View Item