Sriwidianti, Leily (2022) Pelaksanaan Peran Kejaksaan Dalam Penindakan Tindak Pidana Korupsi Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah di Provinsi Papua. Undergraduate thesis, Universitas Cenderawasih.
COVER.pdf
Download (879kB)
BAB I.pdf
Download (201kB)
BAB II.pdf
Download (447kB)
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (351kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (89kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (169kB)
Abstract
Penelitian tentang Pelaksanaan Peran Kejaksaan Dalam Penindakan Tindak
Pidana Korupsi Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Provinsi Papua dilakukan
untuk Penindakan dan hambatan yang dihadapi oleh Kejaksaan Tinggi Papua
dalam tindak pidana korupsi pengadaan barang dan jasa pemerintah, menggunakan
metode Penelitian hukum normatif, melalui pendekatan undang-undang,
pendekatan konseptual dan pendekatan kasus dengan data sekunder berupa bahan
hukum, yang dikumpulkan melalui studi kepustakaan dan dianalisis secara
kualitatif.
Pelaksanaan penindakan tindak pidana korupsi pengadaan barang dan jasa
pemerintah oleh Kejaksaan Tinggi Papua dilakukan oleh jaksa intelijen dan jaksa
penyidik serta penuntut umum. Jaksa Intelijen menjadi bagian dalam proses
penindakan, yakni melalui pelaksanaan fungsi intelijen kejaksaan yaitu
penyelidikan dalam rangka pengumpulan bahan keterangan dan data, yang
kemudian diserahkan kepada penyidik untuk ditindak lanjuti dalam proses
penyidikan. Dalam pelaksaan penindakan, ditemukan beberapa hal yang menjadi
penyebab terjadinya korupsi pengadan barang dan jasa, antara lain pemalsuan
dokumen kontrak, perubahan kontrak dan pemalsuan dokumen pencairan.
Hambatan yang dihadapi oleh kejaksaan dalam penindakan tindak pidana korupsi
pengadaan barang dan jasa, antara lain keterbatasan sarana dan prasarana,
kurangnya aparat kejaksaan dan terbatasnya kemampuan dalam melaksanakan
penindakan khususnya pada tindak pidana korupsi pengadaan barang dan jasa,
hambatan terkait pemeriksaan saksi ahli khususnya dalam perhitungan kerugian
keuangan negara.
Untuk memaksimalkan penindakan terhadap tindak pidana korupsi
pengadaan barang dan jasa pemerintah, terkait dengan kendalan internal maka
disarankan agar dilakukan peningkatan aparat kejaksaan baik kuantitas maupun
kualitasnya, serta penambahan biaya yang dapat mendukung berbagai kegiatan
dalam rangka penindakan tindak pidana korupsi pengadaan barang dan jasa
pemerintah. Terkait dengan kendala eksternal, disarankan kepada masyarakat
untuk segera melaporkan kepada penegak hukum apabila terdapat kecurigaan
adanya dugaan tindak pidana korupsi pengadaan barang dan jasa, melakukan
kerjasama dengan BPK atau BPKP agar audit kerugian keuangan negara tidak
terlambat.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Contributors: | Contribution Name NIDN Email Thesis advisor Mambaya, Marthinus 0002036603 UNSPECIFIED Thesis advisor Asmarani, Nur 0013096306 UNSPECIFIED |
| Uncontrolled Keywords: | Penindakan, korupsi, pengadaan barang dan jasa. |
| Subjects: | 300 – Ilmu Sosial > 340 Ilmu hukum > 341 Hukum-hukum negara 300 – Ilmu Sosial > 340 Ilmu hukum > 342 Hukum tata negara 300 – Ilmu Sosial > 340 Ilmu hukum > 345 Hukum pidana 300 – Ilmu Sosial > 340 Ilmu hukum > 347 Prosedur dan pengadilan 300 – Ilmu Sosial > 340 Ilmu hukum > 348 Undang-undang, hukum, regulasi dan kasus 300 – Ilmu Sosial > 340 Ilmu hukum > 349 Hukum yurisdiksi tertentu, wilayah, wilayah sosial ekonomi |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Program Studi Magister Ilmu Hukum - S2 |
| Depositing User: | Imanuel |
| Date Deposited: | 28 Apr 2026 06:28 |
| Last Modified: | 28 Apr 2026 06:28 |
| URI: | http://repository.uncen.ac.id/id/eprint/820 |
