Penerapan Pidana Tambahan Uang Pengganti dalam Perkara Tindak Pidana Korupsi pada Kejaksaan Negeri Mimika.

Umbora, Donny Stiven (2022) Penerapan Pidana Tambahan Uang Pengganti dalam Perkara Tindak Pidana Korupsi pada Kejaksaan Negeri Mimika. Masters thesis, Universitas Cenderawasih.

[thumbnail of COVER : Halaman Judul, Halaman Persetujuan, Halaman Pelaksanaan Ujian, Pernyataan Tidak Plagiat, Abstrak, Abstract, Motto dan Persembahan, Kata Pengantar, Daftar Isi] Text (COVER : Halaman Judul, Halaman Persetujuan, Halaman Pelaksanaan Ujian, Pernyataan Tidak Plagiat, Abstrak, Abstract, Motto dan Persembahan, Kata Pengantar, Daftar Isi)
COVER.pdf

Download (534kB)
[thumbnail of BAB I Pendahuluan] Text (BAB I Pendahuluan)
Bab I.pdf

Download (245kB)
[thumbnail of BAB II Tinjauan Pustaka] Text (BAB II Tinjauan Pustaka)
Bab II.pdf

Download (598kB)
[thumbnail of BAB III Hasil Penelitian dan Pembahasan] Text (BAB III Hasil Penelitian dan Pembahasan)
Bab III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (235kB)
[thumbnail of BAB IV Penutup] Text (BAB IV Penutup)
Bab IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (92kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (220kB)

Abstract

Penelitian dengan judul Penerapan Pidana Tambahan Uang Pengganti dalam
Perkara Tindak Pidana Korupsi pada Kejaksaan Negeri Mimika, dimaksudkan
untuk menganalisis upaya Kejaksaan Negeri Mimika dalam memaksimalkan
pengembalian kerugian negara melalui penerapan pidana tambahan uang
pengganti dan kendala yang dihadapi dalam pemberantassan tindak pidana
korupsi, menggunakan metode penelitian hukum normatif, melalui pendekatan
perundang-undangan, pendekatan konsep dan pendekatan kasus dengan
mengumpulkan bahan-bahan hukum melalui studi kepustakaan, menggunakan
analisis kualitatif.
Upaya Kejaksaan Negeri Mimika menerapkan pidana tambahan uang
pengganti dalam tindak pidana korupsi dimulai sejak tahap pra-adjudikasi yakni
melakukan penyitaan terhadap aset tersangka, selain untuk kepentingan
pembuktian tetapi juga kaitannya dengan pidana tambahan uang pengganti. Upaya
lain yakni meminta perhitungan kerugian keuangan negara kepada auditor BPK
ataupun BPKP, melakukan penelusuran aset, serta menghimbau tersangka untuk
mengembalikan kerugian keuangan negara sesuai dengan hasil perhitungan
auditor. Pada tahap adjudikasi, dilakukan tuntutan pidana tambahan uang
pengganti dalam amar putusan dan pada tahap purna adjudikasi dilakukan
perampasan aset serta lelang aset untuk membayar pidana tambahan uang
pengganti. Hambatan yang dihadapi oleh Kejaksaan Negeri Timika dalam
menerapkan pidana tambahan uang pengganti yakni Undang-undang Nomor 31
Tahun 1999 jo Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan
Tindak Pidana Korupsi tidak secara rinci mengatur tentang masalah pengembalian
kerugian keuangana negara (pengembalian aset negara) akibat tindak pidana
korupsi. Pola pikir jaksa penyidik yang pada umumnya lebih mengutamakan
bagaimana supaya penyidikan yang dilakukannya memenuhi unsur-unsur pasal
yang disangkakan dan dapat membuktikan kesalahan tersangka hingga berkas
penyidikan dinyatakan lengkap oleh penuntut umum. Serta kemampuan dalam
melakukan penelusuran aset serta kurangnya dukungan fasilitas/sarana dan
prasarana termasuk dukungan finansial.
Untuk memaksimalkan pengembalian kerugian keuangan negara melalui
penerapan pidana tambahan uang pengganti, maka disarankan agar penyidik
memberikan perhatian khusus dalam menelusuri aset tersangka, melakukan
penyitaan, dan pendekatan kepada tersangka agar secara sukarela mengembalikan
kerugian keuangan negara. Perlu dilakukan penyempurnaan peraturan terkait
dengan penelusuran aset dan mengatur secara rinci mengenai penelusuran aset,
meningkatkan kapasitas penyidik dalam melaksanakan penelusuran aset (asset
tracing), serta dukungan fasilitas dan anggaran yang memadai. Kepada
masyarakat dihimbau untuk turut memberikan dukungan kepada penegak hukum
dalam pemberantasan tindak pidana korupsi.

Item Type: Thesis (Masters)
Contributors:
Contribution
Name
NIDN
Email
Thesis advisor
Mambaya, Marthinus
0002036603
UNSPECIFIED
Thesis advisor
Rohrohmana, Basir
0009106406
UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Korupsi, pidana uang pengganti, peran kejaksaan.
Subjects: 300 – Ilmu Sosial > 340 Ilmu hukum > 342 Hukum tata negara
300 – Ilmu Sosial > 340 Ilmu hukum > 343 Hukum militer, pertahanan, keuangan publik, pajak, perdagangan (perdagangan), hukum industri
300 – Ilmu Sosial > 340 Ilmu hukum > 345 Hukum pidana
300 – Ilmu Sosial > 340 Ilmu hukum > 347 Prosedur dan pengadilan
300 – Ilmu Sosial > 340 Ilmu hukum > 348 Undang-undang, hukum, regulasi dan kasus
300 – Ilmu Sosial > 340 Ilmu hukum > 349 Hukum yurisdiksi tertentu, wilayah, wilayah sosial ekonomi
Divisions: Fakultas Hukum > Program Studi Magister Ilmu Hukum - S2
Depositing User: Imanuel
Date Deposited: 28 Apr 2026 06:28
Last Modified: 28 Apr 2026 06:28
URI: http://repository.uncen.ac.id/id/eprint/821

Actions (login required)

View Item
View Item