Gambaran Peran Serta Masyarakat Dalam Upaya Pencegahan Malaria di Kampung Kayobatu Kota Jayapura Provinsi Papua

Yeimo, Richo A (2025) Gambaran Peran Serta Masyarakat Dalam Upaya Pencegahan Malaria di Kampung Kayobatu Kota Jayapura Provinsi Papua. Undergraduate thesis, Universitas Cenderawasih.

[thumbnail of COVER : Halaman Judul, Lembar Persetujuan, Lembar Pengesahan, Pernyataan, Riwayat Hidup, Kata Pengantar, Daftar Isi, Daftar Tabel, Daftar Gambar, Daftar Lampiran, Abstrak, Abstract] Text (COVER : Halaman Judul, Lembar Persetujuan, Lembar Pengesahan, Pernyataan, Riwayat Hidup, Kata Pengantar, Daftar Isi, Daftar Tabel, Daftar Gambar, Daftar Lampiran, Abstrak, Abstract)
COVER.pdf

Download (795kB)
[thumbnail of BAB I Pendahuluan] Text (BAB I Pendahuluan)
BAB I.pdf

Download (549kB)
[thumbnail of BAB II Tinjauan Pustaka] Text (BAB II Tinjauan Pustaka)
BAB II.pdf

Download (840kB)
[thumbnail of BAB III Metode Penelitian] Text (BAB III Metode Penelitian)
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (667kB)
[thumbnail of BAB IV Hasil dan Pembahasan] Text (BAB IV Hasil dan Pembahasan)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (670kB)
[thumbnail of BAB V Simpulan dan Saran] Text (BAB V Simpulan dan Saran)
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (621kB)

Abstract

Latar Belakang: Malaria tetap menjadi masalah kesehatan global dengan 249 juta kasus pada
2022. Papua menyumbang 92% kasus nasional pada 2023, termasuk Kampung Kayobatu yang
tetap endemis meskipun kasus menurun dari 163 (2022) menjadi 31 (2024). Penelitian ini
mengkaji partisipasi masyarakat dalam pencegahan malaria, dengan fokus pada demografi,
penggunaan kelambu, pemasangan kawat kasa, penggunaan obat anti nyamuk, tingkat
pengetahuan, serta peran kepala keluarga dalam kebersihan dan pengawasan kesehatan
keluarga.
Metode: Penelitian deskriptif kuantitatif dengan desain cross-sectional dilakukan di Kampung
Kayobatu, Papua. Sebanyak 80 responden dipilih secara purposive sampling. Data
dikumpulkan melalui kuesioner, observasi, dan wawancara, lalu dianalisis menggunakan
distribusi frekuensi.
Hasil: Mayoritas responden adalah suku Papua (93,8%), berusia 31-40 tahun (40%), dan lakilaki (53,1%). Sebanyak 50,6% memiliki pengetahuan baik tentang malaria, namun 35,8%
masih rendah. Penggunaan kelambu 33,3%, pemasangan kawat kasa 64,2%, dan obat anti
nyamuk 72%. Sebanyak 60,5% menjaga kebersihan lingkungan, tetapi keterlibatan dalam
mencari layanan kesehatan masih rendah (42%). Peran kepala keluarga dalam pemantauan
kesehatan keluarga mencapai 67%.
Kesimpulan: Pengetahuan masyarakat tentang malaria cukup baik, tetapi praktik pencegahan
bervariasi. Penggunaan kelambu masih rendah, sementara pemasangan kawat kasa dan obat
anti nyamuk lebih tinggi. Kebersihan lingkungan dijaga, namun keterlibatan dalam mencari
layanan kesehatan masih terbatas. Kepala keluarga berperan penting dalam kesehatan keluarga,
sehingga diperlukan edukasi dan intervensi berbasis komunitas yang lebih kuat

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
Contribution
Name
NIDN
Email
Thesis advisor
Assa, Inriyanti
0009047702
UNSPECIFIED
Thesis advisor
Pariaribo, Konstantina Marthina
0001058602
UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Malaria, pencegahan, peran masyarakat
Subjects: 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan
600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan > 613 Ilmu Kesehatan Umum dan keamanan
Depositing User: Imanuel
Date Deposited: 23 Jul 2026 15:25
Last Modified: 23 Jul 2026 15:25
URI: http://repository.uncen.ac.id/id/eprint/1028

Actions (login required)

View Item
View Item