Panggabean, Artha Beatrix (2024) Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Tuberkulosis Multidrug Resistant (TB MDR) di Dinas KEsehatan Kabupaten Jayapura Provinsi Papua. Masters thesis, Universitas Cenderawasih.
COVER.pdf
Download (880kB)
BAB I.pdf
Download (302kB)
BAB II.pdf
Download (375kB)
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (423kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (414kB)
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (115kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (241kB)
Abstract
Tubercullosis (TBC) adalah penyakit menular kronik yang terjadi akibat
infeksi Mycobacterium tuberculosis yang membutuhkan kepatuhna pengobatan
oleh penderitanya untuk mencegah terjadinya resitensi obat terhadap isoniazid (H)
dan rifampisin (R) – dua regimen OAT yaitu Multidrug Resistant Tuberculosis (TB
MDR). Hasil pengobatan yang buruk menyebabkan angka kematian yang tinggi,
durasi pengobatan yang lebih panjang (kurang lebih dua tahun), biaya yang besar,
dan berbagai komplikasi lainnya membuat penanganan TB MDR lebih kompleks
dibandingkan dengan TB sensitif obat. Tujuan penelitianini adalah untuk
mengetahui faktor – faktor yang berhubungan dengan kejadian tuberkulosis
multidrug resistant (TB MDR) pada penderita TB Paru di Dinas Kesehatan
Kabupaten Jayapura Provinsi Papua. Jenis penelitian case control study pada
populasi penderita tuberkulosis di Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura sebanyak
1.162 penderita dan sampel sebanyak 27 kasus dan 54 kontrol. Data diperoleh
menggunakan data rekam medik dan dianalisis menggunakan chi square dan regresi
binari logistik. Hasil penelitian diperoleh karakteristik penderita tuberkulosis di
Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura terbanyak berumur 26-35 tahun 16 orang
(19,8%), berjenis kelamin perempuan 41 orang (50,6%), berpendidikan SMA 51
orang (63%) dan tidak bekerja 64 orang (79%). Faktor yang berhubungan signifikan
dengan kejadian TB MDR pada penderita TB Paru adalah efek samping (p-value
0,000; OR = 9,1; CI95% (3,07 – 26,93), kepatuhan minum obat (p-value 0,000; OR
= 136; CI95% (25,45-724,06), lama pengobatan (p-value 0,000; OR = 7,273; CI95%
(2,546-20,773), riwayat pengobatan yang signifikan dengan kejadian TB MDR
pada penderita TB Paru di Dinas (p-value 0,000; OR = 4,2; CI95% (8,801-21,991)
dan riwayat penyakit penyerta (p-value 0,000; OR = 19,6; CI95% (5,79-66,34).
Kepatuhan minum obat merupakan faktor dominan terhadap kejadian TB MDR di
Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura (p-value 0,000; OR = 36; CI95% (25,545 –
724,068)
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Contributors: | Contribution Name NIDN Email Thesis advisor Hasmi, Hasmi 0015057402 UNSPECIFIED Thesis advisor Makaba, Sarce 0002097404 UNSPECIFIED |
| Uncontrolled Keywords: | Tuberkulosis, Multidrug Resistant, Risiko |
| Subjects: | 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan > 613 Ilmu Kesehatan Umum dan keamanan |
| Divisions: | Fakultas Keseheatan Masyarakat > Program Studi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat - S2 |
| Depositing User: | Imanuel |
| Date Deposited: | 23 Jul 2026 15:32 |
| Last Modified: | 23 Jul 2026 15:32 |
| URI: | http://repository.uncen.ac.id/id/eprint/1116 |
