Gamay, Elva Grace Fernanda (2024) Pengelompokan Kabupaten/Kota Di Provinsi Papua Berdasarkan Faktor Penyebab Stunting. Undergraduate thesis, Universitas Cenderawasih.
COVER PDF.pdf
Download (421kB)
BAB I - PENDAHULUAN.pdf
Download (106kB)
BAB II - GAMBARAN UMUM.pdf
Download (254kB)
BAB III - PENYAJIAN DATA.pdf
Download (160kB)
BAB IV - ANALISIS DATA.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (465kB)
BAB V - PENUTUP.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (35kB)
DAFTAR PUSTAKA PDF.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (22kB)
LAMPIRAN PDF.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (530kB)
Abstract
Stunting merupakan masalah gizi akibat kekurangan asupan gizi yang berlangsung lama terutama pada 1000 hari pertama kehidupan. Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia, pada tahun 2022 angka prevalensi stunting pada balita di Provinsi Papua mencapai 34,6%. Angka prevalensi ini masih tergolong tinggi sehingga perlu dilakukan upaya agar dapat mengatasi masalah stunting di Provinsi Papua. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah memahami karakteristik dari masing-masing Kabupaten/Kota di Provinsi Papua melalui analisis pengelompokan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pengelompokan Kabupaten/Kota di Provinsi Papua berdasarkan faktor penyebab stunting. Terdapat dua metode dalam analisis pengelompokan yaitu hierarki dan non hierarki. Metode hierarki memiliki lima metode yaitu Pautan tunggal, Pautan lengkap, Pautan rata-rata, Metode Ward dan Metode Centroid . Pemilihan metode yang terbaik pada metode hierarki, digunakan uji korelasi Cophenetic. Metode pengelompokan yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Centroid dan K-Means. Uji validasi yang digunakan untuk membandingkan metode Centroid dan K-Means berdasarkan faktor penyebab stunting di Provinsi Papua yaitu uji Silhouette Coefficient Index. Berdasarkan uji Silhouette Coefficient Index, diperoleh bahwa pada metode Centroid dan K-Means jumlah kelompok optimal yang terbentuk adalah dua kelompok. Kelompok pertama beranggotakan 21 Kabupaten/Kota dan Kelompok kedua beranggotakan 3 Kabupaten/Kota. Berdasarkan uji Silhouette Coefficient Index juga diperoleh bahwa metode yang lebih baik pada penelitian ini adalah metode Centroid karena nilai Silhouette Coefficient Index yang diperoleh lebih tinggi dari metode K-Means.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Contributors: | Contribution Name NIDN Email Thesis advisor Raya, Rita 0005066802 UNSPECIFIED Thesis advisor Paranoan, Nicea R UNSPECIFIED UNSPECIFIED |
| Uncontrolled Keywords: | Centroid, K-Means, Silhouette Coefficient Index, Stunting. |
| Subjects: | 500 – Ilmu Pengetahuan > 510 Matematika > 511 Prinsip-prinsip umum matematika 500 – Ilmu Pengetahuan > 510 Matematika > 516 Ilmu ukur, geometri |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Program Studi Statistika - S1 |
| Depositing User: | Hasna |
| Date Deposited: | 12 Aug 2026 02:30 |
| Last Modified: | 12 Aug 2026 02:30 |
| URI: | http://repository.uncen.ac.id/id/eprint/1187 |
