Worembai, Andrew (2024) Pemodelan Cekungan Sedimen Wilayah Manifestasi Sumur Gas Berdasarkan Data Anomali Gravitasi Di Kampung Holtekamp, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura. Undergraduate thesis, Universitas Cenderawasih.
Andrew Worembai _ ABSTRAK.pdf
Download (950kB)
Andrew Worembai _ BAB 1.pdf
Download (133kB)
Andrew Worembai _ BAB 2.pdf
Download (700kB)
Andrew Worembai _ BAB 3.pdf
Download (702kB)
Andrew Worembai _ BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Andrew Worembai _ BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (123kB)
Andrew Worembai _ DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (275kB)
Andrew Worembai _ LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (749kB)
Abstract
Provinsi Papua memiliki potensi gas alam yang terletak tepat di wilayah Holtekamp, Kota Jayapura, yang diketahui karena adanya semburan gas alam yang keluar melalui lubang sumur bor di daerah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan wilayah cekungan sedimen yang memiliki potensi gas alam di daerah Holtekamp dan sekitarnya berdasarkan pemodelan inversi 3D menggunakan metode gravitasi.
Metode Gravitasi adalah salah satu metode geofisika yang digunakan untuk mengetahui kondisi struktur bawah permukaan berdasarkan variasi densitas batuan bawah permukaan yang dapat diprediksi dengan pemodelan inversi 3D bawah permukaan. Penelitian ini menggunakan data gravitasi observasi GGMplus. Koreksi pada data gravitasi ini untuk mendapatkan anomali bouguer lengkap adalah koreksi udara bebas, koreksi bouguer, dan koreksi medan.
Dari hasil pengolahan data diperoleh anomali gravitasi lokal pada daerah cekungan Holtekamp dan sekitarnya berkisar antara -2 - 2 mGal yang berasosiasi dengan endapan aluvium dan endapan pantai. Model inversi 3D menunjukkan 3 cekungan di daerah penelitian yaitu, Cekungan 1 di wilayah Holtekamp yang memanjang arah barat laut - tenggara hingga Koya Timur membentuk pola graben dengan kedalaman 0,5 km dengan batuan dasar berupa batugamping. Luasan cekungan 1 sekitar 66,6 km2 dan didominasi oleh aluvium dan endapan pantai. Luasan cekungan 2 dan cekungan 3 di wilayah laut Teluk Youtefa berturut-turut adalah 1,65 km2 dan 2,79 km2, sedangkan untuk kedalamannya berturut-turut adalah 1,5 km dan 0,5 km. Dari hasil interpretasi cekungan 1 berpotensi sebagai tempat terbentuk dan terakumulasinya gas biogenik. Namun, terdapat kemungkinan bahwa gas biogenik ini hasil migrasi dari cekungan 2 dan 3.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Contributors: | Contribution Name NIDN Email Thesis advisor Tulak, Noper 0020087905 UNSPECIFIED Thesis advisor Sudrajad, Bangkit UNSPECIFIED UNSPECIFIED |
| Uncontrolled Keywords: | Metode Gravitasi, Pemodelan Inversi, Cekungan Sedimen, GGMplus. |
| Subjects: | 500 – Ilmu Pengetahuan > 500 Ilmu pengetahuan > 500 ilmu pengetahuan alam dan matematika 500 – Ilmu Pengetahuan > 550 Ilmu bumi dan geologi > 550 Ilmu bumi 500 – Ilmu Pengetahuan > 550 Ilmu bumi dan geologi > 553 Geologi Ekonomis |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Program Studi Teknik Geofisika - S1 |
| Depositing User: | Hasna |
| Date Deposited: | 31 Aug 2026 03:01 |
| Last Modified: | 31 Aug 2026 03:01 |
| URI: | http://repository.uncen.ac.id/id/eprint/1198 |
