Sulistiani, Woro Intan (2024) Analisis Strategi Pustakawan dalam Meningkatkan Literasi Baca di Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Provinsi Papua. Undergraduate thesis, Universitas Cenderawasih.
COVER.pdf
Download (968kB)
BAB I.pdf
Download (112kB)
BAB II.pdf
Download (183kB)
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (99kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (462kB)
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (31kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (40kB)
Abstract
Woro Intan Sulistiani, 2024, Analisis Strategi Pustakawan dalam
Meningkatkan Literasi Baca di Dinas Arsip Dan Perpustakaan Daerah Provinsi
Papua.
Skripsi ini mempunyai tujuan penelitian yaitu : 1.Untuk mengetahui strategi
yang dilakukan pustakawan dalam meningkatkan literasi baca di Dinas Arsip dan
Perpustakaan Daerah Provinsi Papua 2. Untuk mengetahui upaya-upaya yang dilakukan
pustakawan dalam meningkatkan literasi baca di Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah
Provinsi Papua 3. Untuk mengetahui kendala - kendala yang dihadapi pustakawan
dalam meningkatkan literasi baca di Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Provinsi
Papua. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik
pengumpulan data dalam penelitian menggunakan teknik observasi. Dari hasil
penelitian dan pembahasan yaitu 1). Strategi Pustakawan dalam meningkatkan literasi
baca adalah dengan i) Melakukan kunjungan dan kerjasama dengan berbagai jaringan
perpustakaan dan intansi dibidang Pendidikan ii)Meningkatkan sarana dan prasarana
dengan itu pemustaka yang berkunjung. 2). Upaya yang telah dilakukan pustakawan
dalam meningkatkan literasi baca adalah a. Mengadakan aktivitas dan kegiatan
mengadakan lomba-lomba menarik, menyediakan pojok-pojok baca disetiap tempattempat umum, membuat taman-taman baca disetiap daerah-daerah, dan memanfaatkan
mobil keliling perpustakaan disetiap event-event besar dan b. Menambah judul-judul
yang menarik dan bermanfaat 3). Hambatan yang dialami pustakawan dalam
meningkatkan literasi baca yaitu factor dana yang kurang untuk melakukan terobosan
baru dalam meningkatkan literasi baca, dan sarana prasarana yang masih banyak
dibutuhkan, kurangnya dukungan sarana dan prasarana.
