Supriyanti, Elin (2024) Bentuk Penegakan Hukum Terhadap Kekerasan Dalam Rumah Tangga di Kabupaten Kepulauan Yapen. Masters thesis, Universitas Cenderawasih.
COVER.pdf
Download (1MB)
BAB I.pdf
Download (675kB)
BAB II.pdf
Download (886kB)
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (655kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (827kB)
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (546kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (655kB)
Abstract
Penelitian tentang Bentuk Penegakan Hukum Tindak Pidana Kekerasan
Dalam Rumah Tangga di Kabupaten Kepulauan Yapen, dimaksudkan untuk
mengkaji bentuk penegakan hukum dan faktor yang menghambat dalam
penegakan hukum kekerasan dalam rumah tangga di Kabupaten Kepulauan
Yapen, menggunakan metode penelitian hukum normatif, melalui pendekatan
perundang-undangan, pendekatan konsep dan pendekatan kasus dengan
mengumpulkan bahan-bahan hukum melalui studi kepustakaan, sedangkan
analisisnya memakai analisis kualitatif.
Hasil Penelitian menunjukkan bahwa penegakan hukum terhadap kasus
kekerasan dalam rumah tangga di Kabupaten Kepulauan Yapen lebih banyak
diselesaikan secara kekeluargaan yang dipengaruhi karena korban dan pelaku
sepakat untuk tidak melanjutkan, kepentingan korban dan pelaku terakamodir, dan
ingin cepat selesai. Berbagai hal yang mempengaruhi dalam proses penyelesaian
secara kekeluargaan yakni faktor budaya kekeluargaan, faktor hukum dimana
tindak pidana aduan. Sementara itu faktor penghambat adalah adanya sifat
egoisme dan sifat gengsi untuk mengakui kesalahan dan saling memaafkan dan
intervensi pihak ketiga. Sementara dalam proses penyelesaian melalui peradilan,
seringkali terhambat pada saat pembuktian untuk menghadirkan saksi-saksi,
perasaan ibah dari korban pada suami yang akan dijatuhi pidana penjara.
Dalam penegakan hukum kasus kekerasan dalam rumah tangga dengan
pendekatan kekeluargaan, selain harus memenuhi syarat materiil dan formil
sebagaimana diatur dalam Perkapolri No. 8 Tahun 2021, juga sangat perlu
dipertimbangkan fakator lain, yaitu keutuhan keluarga dan perkembangan
psikologis anak. Pidana yang dijatuhkan kepada pelaku dapat dikatakan cukup
ringan sehingga tindak membuat orang takut untuk melakukan kekerasan dalam
rumah tangga. Oleh karena itu perlu dipertimbangan agar tuntutan pidana dan
pidana yang dijatuhkan dapat lebih berat agar orang menjadi takut untuk
melakukan kekerasan dalam rumah tangga
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Contributors: | Contribution Name NIDN Email Thesis advisor Mambaya, Marthinus 0002036603 UNSPECIFIED Thesis advisor Asmarani, Nur 0013096306 UNSPECIFIED |
| Uncontrolled Keywords: | Kekerasan dalam rumah tangga, penegakan hukum, penyelesaian secara kekeluargaan, proses pidana |
| Subjects: | 300 – Ilmu Sosial > 340 Ilmu hukum > 340 Ilmu hukum 300 – Ilmu Sosial > 340 Ilmu hukum > 344 Hukum ketenagakerjaan, buruh, sosial, pendidikan dan budaya 300 – Ilmu Sosial > 340 Ilmu hukum > 348 Undang-undang, hukum, regulasi dan kasus 300 – Ilmu Sosial > 340 Ilmu hukum > 349 Hukum yurisdiksi tertentu, wilayah, wilayah sosial ekonomi |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Program Studi Magister Ilmu Hukum - S2 |
| Depositing User: | Imanuel |
| Date Deposited: | 25 May 2026 13:02 |
| Last Modified: | 25 May 2026 13:02 |
| URI: | http://repository.uncen.ac.id/id/eprint/889 |
