Jurnal Kesehatan Tambusai

Indah, Astrina Rosaria and Sumolang, Inneke Viviane and Rahayu, Agnes S and Rusman, Nuraliah (2026) Jurnal Kesehatan Tambusai. Hubungan Malaria Asimtomatik Dengan Kejadian Anemia Di Kampung Waena Kota Jayapura, 7 (1). pp. 4921-4926. ISSN 2774-5848 (Submitted)

[thumbnail of JURNAL] Text (JURNAL)
399.+50184++Manuskrip+Penelitian+Fakultas+2025+(Jurnal+Kesehatan+Tambusai)+(1)+(1)+4921+-+4926.pdf

Download (164kB)

Abstract

Malaria asimtomatik merupakan infeksi malaria tanpa gejala klinis yang jelas, namun pada eristrosit
tetap terdapat parasit malaria sehingga berperan sebagai reservoir penularan di masyarakat. Kondisi
ini menjadi tantangan serius dalam upaya eliminasi malaria, khususnya di Papua yang masih tercatat
sebagai provinsi yang memiliki prevalensi tinggi kasus malaria. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis hubungan antara malaria asimtomatik dengan kejadian anemia pada masyarakat
Kampung Waena, Kota Jayapura. Penelitian menggunakan desain potong lintang dengan melibatkan
60 responden yang dipilih secara acak dari kelompok usia balita, anak-anak, dan remaja. Status malaria
ditentukan melalui pemeriksaan RDT, sedangkan anemia diukur berdasarkan kadar hemoglobin
dengan ambang batas <11 g/dL untuk balita dan anak-anak serta <12 g/dL untuk remaja dan dewasa.
Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan prevalensi
malaria asimtomatik sebesar 11,7%, dengan proporsi tertinggi pada kelompok remaja (22,2%).
Kejadian anemia ditemukan pada 33,3% responden, dan uji statistik menunjukkan tidak terdapat
hubungan signifikan antara malaria asimtomatik dan anemia (p=0,155). Namun demikian, proporsi
anemia lebih tinggi pada individu dengan malaria asimtomatik (57,1%) dibandingkan yang tidak
terinfeksi (30,2%). Dengan demikian, meskipun tidak bermakna secara statistik, malaria asimtomatik
berpotensi berkontribusi terhadap kejadian anemia di komunitas endemik. Temuan ini menegaskan
perlunya deteksi aktif dan intervensi berbasis komunitas untuk memperkuat program pengendalian
malaria di Papua.

Asymptomatic malaria is a malaria infection without clear clinical symptoms; however, parasites
present in erythrocytes and thus serve as reservoirs of transmission within the communityThis study
aimed to analyze the association between asymptomatic malaria and anemia in the community of
Waena Village, Jayapura City. A cross-sectional study was conducted involving 60 randomly selected
participants from toddlers, children, and adolescents. Malaria status was determined using a rapid
diagnostic test (RDT), while anemia was assessed based on hemoglobin levels with cut-off values of
<11 g/dL for toddlers and children and <12 g/dL for adolescents and adults. Data were analyzed
descriptively and inferentially using the Chi-Square test. The results showed that the prevalence of
asymptomatic malaria was 11.7%, with the highest proportion among adolescents (22.2%). Anemia
was observed in 33.3% of participants, and statistical testing revealed no significant association
between asymptomatic malaria and anemia (p=0.155). Nevertheless, the proportion of anemia was
higher among individuals with asymptomatic malaria (57.1%) compared to non-infected participants
(30.2%). In conclusion, although not statistically significant, asymptomatic malaria has the potential
to contribute to anemia in endemic communities. These findings emphasize the need for active
detection and community-based interventions to strengthen malaria control programs in Papua.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: anemia, Kampung Waena, malaria asimtomatik
Subjects: 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan > 615 Farmakologi dan terapi farmakologi
Divisions: Fakultas Kedokteran > Program Studi Profesi Dokter - Profesi
Depositing User: Hasna
Date Deposited: 20 May 2026 02:00
Last Modified: 20 May 2026 02:00
URI: http://repository.uncen.ac.id/id/eprint/903

Actions (login required)

View Item
View Item