Analisis Gambaran Lelaki Seks Lelaki pada Penderita Human Imunodefisiensi Virus di Pusat Kesehatan Reproduksi Distrik Abepura Provinsi Papua

Sumolang, Inneke Viviane and Rusman, Nuraliah and Sari, Inda Puspita (2026) Analisis Gambaran Lelaki Seks Lelaki pada Penderita Human Imunodefisiensi Virus di Pusat Kesehatan Reproduksi Distrik Abepura Provinsi Papua. Jurnal Tifa Medika, 1 (1). pp. 51-67. (Submitted)

[thumbnail of Jurnal Tifa Medika] Text (Jurnal Tifa Medika)
JURNAL+TIFA+MEDIKA+1+NO+1+2026+HAL+51-67.pdf

Download (446kB)

Abstract

Men who have Sex with Men (MSM) are a key population with a high risk of Human Immunodeficiency Virus (HIV) infection. In Papua, the increasing number of HIV cases among this group remains a public health challenge, highlighting the need for comprehensive analysis of sociodemographic and clinical characteristics.
This study aimed to analyze the sociodemographic and clinical profiles of HIV/AIDS patients among the MSM population at the Kotaraja Reproductive Health Clinic, Jayapura City. An observational analytic study with a cross-sectional and retrospective approach was conducted using medical record data from 2023 to 2024. A total of 21 HIV/AIDS patients among MSM who met the inclusion criteria were included in the study. Data were analyzed descriptively to assess age, occupation, education level, ethnicity, marital status, clinical stage, sexual orientation, and the presence of sexually transmitted infections (STIs). The results showed that most patients were in the productive age group of 20–24 years (47.6%), had secondary education (71.5%), worked as private employees (57.1%), were non-Papuan (95.3%), and were unmarried (100%). The majority were diagnosed at
WHO clinical stages I and II (95.6%). Most patients identified as homosexual (90.5%), while 9.5% identified as bisexual. Concomitant STIs were identified in 47.6% of patients, all of which were syphilis. In conclusion, HIV/AIDS among MSM in Jayapura predominantly affects young productive-age individuals with distinct social and clinical characteristics, emphasizing the importance of early screening and culturally sensitive, integrated HIV prevention strategies.
Keywords: HIV/AIDS, Men who have Sex with Men, Patient Characteristics

Lelaki Seks dengan Lelaki (LSL) merupakan salah satu populasi kunci dengan risiko tinggi terhadap infeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV). Di Papua, peningkatan kasus HIV pada kelompok ini masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat yang memerlukan pemahaman karakteristik sosiodemografi dan klinis secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gambaran karakteristik sosiodemografi dan klinis pasien HIV/AIDS pada kelompok Male Sex Male (MSM) di Klinik Reproduksi Kotaraja, Kota Jayapura.
Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan potong lintang dan metode retrospektif terhadap data rekam medis periode 2023–2024. Sampel terdiri dari 21 pasien HIV/AIDS kelompok MSM yang memenuhi kriteria inklusi. Data dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan distribusi usia, pekerjaan, pendidikan, etnis, status pernikahan, stadium klinis, orientasi seksual, dan infeksi menular seksual (IMS). Hasil penelitian menunjukkan mayoritas pasien berada pada usia produktif 20–24 tahun (47,6%), berpendidikan SMA/SMK (71,5%), bekerja sebagai pegawai swasta (57,1%), berasal dari suku non-Papua (95,3%), dan seluruhnya belum menikah. Sebagian besar pasien terdiagnosis pada stadium klinis I dan II (95,6%), dengan orientasi seksual homoseksual (90,5%) dan biseksual (9,5%). IMS penyerta ditemukan pada 47,6% pasien, seluruhnya berupa sifilis. Kesimpulannya, pasien HIV/AIDS pada kelompok MSM di Kota Jayapura didominasi
usia produktif dengan karakteristik sosial dan klinis yang menunjukkan tingginya potensi penularan, sehingga
diperlukan strategi skrining dini dan pencegahan HIV yang terintegrasi dan sensitif secara kultural.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: HIV/AIDS, Lelaki Seks Lelaki, Karakteristik Pasien
Subjects: 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan
600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan > 615 Farmakologi dan terapi farmakologi
Divisions: Fakultas Kedokteran > Program Studi Kedokteran - S1
Depositing User: Hasna
Date Deposited: 25 May 2026 13:03
Last Modified: 25 May 2026 13:03
URI: http://repository.uncen.ac.id/id/eprint/907

Actions (login required)

View Item
View Item