Sumolang, Inneke Viviane and Sidabutar, Astrina Rosaria Indah and Rusman, Nuraliah (2025) Skrining Frambusia Pada Anak Di Bawah 15 Tahun Di Perbatasan Jayapura Dengan Metode Rapid Diagnostic Test. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4 (1). 001-005. ISSN 2963-5969 (Submitted)
mestaka-review-assignment-488-Article+Text-3490.pdf
Download (174kB)
Abstract
Yaws is a tropical skin disease that can cause serious complications if left untreated. The border area between Indonesia and Papua New Guinea, especially in the Muara Tami district, Jayapura, Papua, is one of the endemic areas for yaws with limited access to health services. This community service activity aims to conduct early detection of yaws in children in the area using the rapid diagnostic test (RDT) method. The activity was carried out at the Moso Village Health Center, Muara Tami district. Samples were taken purposively, with the inclusion criteria being children under 15 years of age who live in Moso village. Yaws examination using RDT was carried out on 17 children, followed by treatment for those who tested positive. There were 4 positive cases of yaws or 23.52% detected from 17 participants who had received RDT examination. In addition, the achievement of this activity has educated parents of yaws screening participants about the symptoms and prevention of yaws so that it can increase the capacity of the local health system and public awareness in efforts to eliminate yaws. The prevalence of yaws in the border area is still quite high. The use of RDT has proven effective for the detection and monitoring of yaws, although there are still challenges in ensuring compliance and completion of treatment. Long-term monitoring is needed to evaluate the effectiveness of the intervention comprehensively. Keywords: Yaws, Rapid Diagnostic Test, Early Detection, Children, Papua Border
Frambusia merupakan penyakit kulit tropis yang dapat menyebabkan komplikasi serius jika tidak diobati. Daerah perbatasan antara Indonesia dan Papua Nugini, khususnya di Distrik Muara Tami, Jayapura, Papua, merupakan salah satu wilayah endemis frambusia dengan akses layanan kesehatan yang terbatas. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melakukan deteksi dini frambusia pada anak-anak di wilayah tersebut menggunakan metode Rapid Diagnostic Test (RDT). Kegiatan dilaksanakan di Puskesmas Pembantu Kampung Moso, Distrik Muara Tami. Sampel diambil secara purposive, dengan kriteria inklusi anak berusia kurang dari 15 tahun yang bertempat tinggal di Kampung Moso. Pemeriksaan frambusia menggunakan RDT dilakukan pada 17 anak, diikuti dengan pemberian pengobatan bagi yang terdeteksi positif. Sebanyak 4 kasus positif frambusia atau sebesar 23.52% yang terdeteksi dari 17 peserta yang telah mendapatkan pemeriksaan RDT. Selain itu, capaian pada kegiatan ini telah mengedukasi para orang tua peserta skrining frambusia mengenai gejala dan pencegahan frambusia sehingga dapat meningkatkan kapasitas sistem kesehatan lokal dan kesadaran masyarakat dalam upaya eliminasi frambusia. Prevalensi frambusia di wilayah perbatasan masih cukup tinggi. Penggunaan RDT terbukti efektif untuk deteksi dan pemantauan frambusia, meskipun masih terdapat tantangan dalam memastikan kepatuhan dan penyelesaian pengobatan. Pemantauan jangka panjang perlu dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas intervensi secara komprehensif. Kata Kunci: Frambusia, Rapid Diagnostic Test, Deteksi Dini, Anak, Perbatasan Papua
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Frambusia, Rapid Diagnostic Test, Deteksi Dini, Anak, Perbatasan Papua |
| Subjects: | 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan > 613 Ilmu Kesehatan Umum dan keamanan |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > Program Studi Kedokteran - S1 |
| Depositing User: | Hasna |
| Date Deposited: | 20 May 2026 05:35 |
| Last Modified: | 20 May 2026 05:35 |
| URI: | http://repository.uncen.ac.id/id/eprint/932 |
