Handoko, Sebastian Puruhita (2024) Efektivitas Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban Dalam Melakukan Perhitungan Ganti Rugi Korban Tindak Pidana Perdangangan Orang. Masters thesis, Universitas Cenderawasih.
COVER.pdf
Download (1MB)
BAB I.pdf
Download (332kB)
BAB II.pdf
Download (548kB)
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (389kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (224kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (289kB)
Abstract
Penelitian dengan judul “Efektivitas Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban
Dalam Melakukan Perhitungan Ganti Rugi Korban Tindak Pidana Perdagangan
Orang” bertujuan untuk mengetahui efektivitas Lembaga Perlindungan Saksi dan
Korban dalam melakukan perhitungan ganti rugi korban tindak pidana
perdagangan orang dan juga untuk mengetahui kendala yang dihadapi Lembaga
Perlindungan Saksi dan Korban dalam pelaksanaan perhitungan ganti rugi korban
tindak pidana perdagangan orang. Berkaitan dengan penelitian ini, digunakan
penelitian yuridis normatif dan yuridis empiris. Data yang dikumpulkan kemudian
dianalisa dan disajikan dalam bentuk deskriptif kualitatif.
Hasil penelitian mengungkapkan bahwa Lembaga Perlindungan Saksi dan
Korban dalam melakukan perhitungan ganti rugi korban Tindak Pidana
Perdagangan Orang, melakukan penghitungan ganti kerugian korban
TPPO/restitusi LPSK menerapkan berbagai strategi dalam mengatasi keterbatasan
jangkauan lembaga yang belum hadir di setiap wilayah/daerah
(provinsi/kabupaten/kota) di Indonesia serta keterbatasan sumber daya
manusianya. LPSK melibatkan penyidik atau Penunut Umum dalam proses
penghitungannya. Selain itu LPSK juga menggunakan jejaringnya untuk
membantu LPSK dalam mengakses korban. Kendala Yang Dihadapi Lembaga
Perlindungan Saksi dan Korban Dalam Pelaksanaan Perhitungan Ganti Rugi
Korban Tindak Pidana Perdagangan Orang adalah (a) seringkali permohonan
restitusi yang telah disampaikan ke LPSK (baik melalui Penyidik atau Jaksa)
dalam situasi korban TPPO telah dipulangkan ke daerah asal bahkan dalam
beberapa kasus korban telah siap berangkat atau telah meninggalkan kampung
halamannya untuk bekerja kembali ke luar negeri/ dalam negeri. (b) Mengenai
teknis penilaian, permohonan restitusi korban TPPO kebanyakan tidak didukung
dengan bukti-bukti surat/ tertulis. Baik karena hilang/tidak menyimpannya atau
memang karena sengaja dihilangkan pelaku, (c) Tidak dibentuknya LPSK di setiap
Provinsi di Indonesia sehingga untuk proses perhitungan restitusi membutuhkan
waktu yang tidak bisa cepat, dan (d) kurangnya Sumber Daya Manusia pada LPSK.
Diharapkan kepada pemerintah Republik Indonesia baik lembaga eksekutif
yaitu presiden RI dan juga Lembaga legislatif yakni DPR RI agar memberikan
anggaran lebih kepada LPSK supaya bisa membangun kantor-kantor perwakilan
di banyak daerah agar koordinasinya dapat lebih cepat dan efisien. Perlunya
sosialisasi hukum kepada masyarakat mengenai hak-hak korban tindak pidana,
sehingga mendapat pengetahuan mengenai restitusi yang menjadi hak korban
tindak pidana, termasuk tindak pidana perdagangan orang
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Contributors: | Contribution Name NIDN Email Thesis advisor Asmarani, Nur 0013096306 UNSPECIFIED Thesis advisor Mambaya, Marthinus 0002036603 UNSPECIFIED |
| Uncontrolled Keywords: | Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban, Ganti Rugi, Korban, Tindak Pidana Perdagangan Orang |
| Subjects: | 300 – Ilmu Sosial > 340 Ilmu hukum > 343 Hukum militer, pertahanan, keuangan publik, pajak, perdagangan (perdagangan), hukum industri 300 – Ilmu Sosial > 340 Ilmu hukum > 344 Hukum ketenagakerjaan, buruh, sosial, pendidikan dan budaya 300 – Ilmu Sosial > 340 Ilmu hukum > 345 Hukum pidana 300 – Ilmu Sosial > 340 Ilmu hukum > 347 Prosedur dan pengadilan 300 – Ilmu Sosial > 340 Ilmu hukum > 348 Undang-undang, hukum, regulasi dan kasus |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Program Studi Magister Ilmu Hukum - S2 |
| Depositing User: | Imanuel |
| Date Deposited: | 22 Jun 2026 12:06 |
| Last Modified: | 22 Jun 2026 12:06 |
| URI: | http://repository.uncen.ac.id/id/eprint/967 |
