Mansarai, Evlyn (2024) Analisis Kondisi Lingkungan Fisik Rumah Dengan Kejadian Malaria di Puskesmas Serui Kota. Undergraduate thesis, Universitas Cenderawasih.
COVER.pdf
Download (829kB)
BAB I.pdf
Download (431kB)
BAB II.pdf
Download (721kB)
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (586kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (295kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (544kB)
Abstract
Angka kesakitan dan kematian akibat penyakit Malaria menyumbangkan
244 juta kasus secara global pada tahun 2022 di 85 negara endemis, yang mana
Indonesia berada di posisi kedua setelah india. 81% kejadian Malaria berasal dari
Kabupaten Kota di Papua, salah satunya Kabupaten Kepulauan Yapen. Penelitian
bertujuan untuk mengetahui hubungan kondisi lingkungan fisik rumah dengan
kejadian malaria di puskemas serui kota tahun 2024.
Jenis penelitian yaitu observasional analitik dengan pendekatan kuantitatif
cross-sectional di wilayah kerja Puskesmas Serui Kota pada bulan Agustus 2024.
Populasi sebanyak 3.232, dan sampel 320 yang dihitung dengan rumus Slovin.
Teknik sampling yaitu Proposive sampling dengan variabel Kejadian Malaria,
Karakteristik Responden (usia, jenis kelamin, pendidikan, dan pekerjaan), ventilasi
yang dipasang kassa, langit-langit rumah, breeding place, semak-semak, dan
kandang ternak. Data diperoleh menggunakan kuesioner dan lembar observasi
lingkungan fisik rumah dengan menggunakan analisis Univariat, Bivariat (uji chi
square) dan Multivariat (uji regresi logistik binary) dengan p-value 0,05 dan CI :
95%.
Responden yang Mengalami sakit malaria sebanyak 185 dan tidak sakit
malaria 135 responen pada usia 26-45 tahun sebanyak 81 responden (25,3%),
dengan jenis kelamin Perempuan 188 responden (58,8%), yang rata-rata tingkat
pendidikan SMA (42,5%). Hasil analisis bivariat menujukkan terdapat hubungan
kassa pada ventilasi (p-value = 0,014), kerapatan dinding rumah (p-value =
0,001), langit-langit (p-value = 0,002), semak-semak (p-value = 0,001), Breeding
place (p-value = 0,001), dan tidak terdapat hubungan bermakna kandang ternak
(p-value = 0,140). Multivariat didapatkan faktor paling dominan adalah Semaksemak (p-value = 0,001)
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Contributors: | Contribution Name NIDN Email Thesis advisor UNSPECIFIED UNSPECIFIED UNSPECIFIED Thesis advisor UNSPECIFIED UNSPECIFIED UNSPECIFIED |
| Uncontrolled Keywords: | Kondisi Lingkungan Fisik, Malaria, Puskesmas Serui Kota |
| Subjects: | 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan > 613 Ilmu Kesehatan Umum dan keamanan 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan > 616 Penyakit |
| Divisions: | Fakultas Keseheatan Masyarakat > Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat - S1 |
| Depositing User: | Imanuel |
| Date Deposited: | 22 Jun 2026 12:07 |
| Last Modified: | 22 Jun 2026 12:07 |
| URI: | http://repository.uncen.ac.id/id/eprint/985 |
