Ajam, Salsabila Auginiamurti (2024) Gambaran Faktor Risiko Tuberklosis Paru Anak di Kota Jayapura. Undergraduate thesis, Universitas Cenderawasih.
COVER.pdf
Download (439kB)
BAB I.pdf
Download (133kB)
BAB II.pdf
Download (140kB)
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (67kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (137kB)
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (15kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (160kB)
Abstract
Tuberkulosis anak adalah suatu penyakit sistemik sehingga dapat mengenai
organ mana saja dalam tubuh, terutama akibat penyebaran secara hematogen.
Proporsi kasus tuberkulosis di Indonesia tahun 2022 pada kelompok umur 0-14
tahun mencapai 8,59% dan mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2021 yaitu
sebesar 7,10% dan tahun 2020 yaitu sebesar 7,92% (WHO, 2023). Menurut laporan,
proporsi penemuan kasus TB anak di Kota Jayapura tahun 2019 mencapai 0,13%,
tahun 2020 naik menjadi 0,15%, dan tahun 2021 turun menjadi 0,14% (Dinas
Kesehatan Kota Jayapura, 2021). Penyakit tuberkulosis pada anak berpotensi
menimbulkan berbagai persoalan, mulai dari kasus gagal tumbuh, kecacatan,
bahkan kematian, tergantung pada organ tubuh yang diserang serta beratnya kasus.
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran faktor risiko tuberkulosis paru
anak di wilayah kerja Puskesmas Jayapura Utara, Puskesmas Abepura, dan
Puskesmas Kotaraja.
Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Teknik
pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan Teknik non probability
sampling yaitu sampel jenuh. Teknik ini menggunakan semua anggota populasi
sebagai sampel yaitu sebanyak 94 data pasien anak. Data tersebut diperoleh
menggunakan lembar check list, yang kemudian dianalisis menggunakan analisis
univariat.
Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa frekuensi penderita TB paru
anak kategori umur balita (0-4 tahun) adalah sebanyak 51 orang(54,3%), frekuensi
penderita TB paru anak dengan jenis kelamin laki-laki sebanyak 48 orang (51,1%),
frekuensi penderita TB paru anak dengan kategori ada riwayat kontak serumah
adalah 54 orang (57,4%), frekuensi penderita TB paru anak dengan kategori ada
riwayat imunisasi BCG adalah 58 orang (61,7%)
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Contributors: | Contribution Name NIDN Email Thesis advisor Irjayanti, Apriyana 0026048602 UNSPECIFIED Thesis advisor Tambing, Yane 0005028302 UNSPECIFIED |
| Uncontrolled Keywords: | TB Paru; Anak; imunisasi BCG |
| Subjects: | 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan > 613 Ilmu Kesehatan Umum dan keamanan 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan > 614 Kedokteran forensik; insiden cedera, luka, penyakit 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan > 616 Penyakit |
| Divisions: | Fakultas Keseheatan Masyarakat > Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat - S1 |
| Depositing User: | Imanuel |
| Date Deposited: | 22 Jun 2026 12:08 |
| Last Modified: | 22 Jun 2026 12:08 |
| URI: | http://repository.uncen.ac.id/id/eprint/993 |
