Alfatah, Farid Ma'ruf (2024) Hubungan Beban Kerja dan Stres Kerja Dengan Burnout Syndrome Pada Tenaga Medis di Ruang IGD Rumah Sakit Umum Daerah Abepura Provinsi Papua. Masters thesis, Universitas Cenderawasih.
COVER.pdf
Download (547kB)
BAB I.pdf
Download (188kB)
BAB II.pdf
Download (140kB)
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (161kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (230kB)
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (73kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (168kB)
Abstract
Burnout syndrome adalah respons individu terhadap tekanan kerja yang
berlebihan, yang seringkali diakibatkan oleh beban kerja yang terlalu tinggi. Tenaga
medis di Instalasi Gawat Darurat (IGD) memiliki risiko tinggi terkena beban kerja
berlebih karena tuntutan pekerjaan yang memerlukan kecepatan dan keterampilan
tinggi. Semakin besar beban kerja yang mereka tanggung, semakin tinggi pula
risiko mereka mengalami stres. Stres yang berkepanjangan dapat menyebabkan
terjadinya burnout syndrome. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi
hubungan antara beban kerja, stres kerja, dan burnout syndrome pada tenaga medis
di IGD RSUD Abepura Provinsi Papua.
Penelitian dilaksanakan antara bulan November hingga Desember 2023 di
RSUD Abepura Provinsi Papua. Metode penelitian yang digunakan adalah
observasional analitik dengan desain penelitian cross-sectional. Sampel penelitian
terdiri dari 51 tenaga medis di ruang IGD RSUD Abepura Provinsi Papua, dipilih
melalui metode sampling jenuh. Data dianalisis menggunakan uji Chi Square.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar tenaga medis di ruang
IGD mengalami beban kerja (51%) dan stres kerja (68,6%) yang tinggi. Kejadian
burnout syndrome juga tergolong tinggi (51%). Analisis statistik menunjukkan
adanya hubungan signifikan antara beban kerja dan stres kerja dengan burnout
syndrome, nilai ρ value 0.000 < (α 0.05). Nilai Risiko Relatif (RR) menunjukkan
bahwa tenaga medis dengan beban kerja dan stres kerja tinggi memiliki risiko yang
lebih tinggi untuk mengalami burnout syndrome dibandingkan dengan yang
memiliki beban kerja dan stres kerja rendah. Dengan demikian, penelitian ini
menyimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara beban kerja dan
stres kerja dengan burnout syndrome pada tenaga medis di ruang IGD RSUD
Abepura Provinsi Papua
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Contributors: | Contribution Name NIDN Email Thesis advisor Medyati, Novita 0026117602 UNSPECIFIED Thesis advisor Rantetoding, Septevanus 0003097209 UNSPECIFIED |
| Uncontrolled Keywords: | Beban Kerja, Stres Kerja, Burnout Syndrome, Tenaga Medis |
| Subjects: | 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan > 613 Ilmu Kesehatan Umum dan keamanan |
| Divisions: | Fakultas Keseheatan Masyarakat > Program Studi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat - S2 |
| Depositing User: | Imanuel |
| Date Deposited: | 23 Jul 2026 15:32 |
| Last Modified: | 23 Jul 2026 15:32 |
| URI: | http://repository.uncen.ac.id/id/eprint/1122 |
