Yaru, Artelis (2023) Keanekaragaman Jenis Burung di Kawasan Agroforestri Kakao (Theobroma Cacao L.) Kampung Soaib Distrik Kemtuk Kabupaten Jayapura. Undergraduate thesis, Universitas Cenderawasih.
COVER.pdf
Download (616kB)
BAB I.pdf
Download (311kB)
BAB II.pdf
Download (695kB)
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (892kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (395kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (314kB)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (863kB)
Abstract
Artelis Yaru, 2023. Keanekaragaman Jenis Burung Di Kawasan
Agroforestri Kakao (Theobroma cacao L.) Kampung Soaib Distrik Kemtuk Kabupaten Jayapura. Skripsi. Program Studi Biologi, FMIPA, Universitas Cenderawasih.
Keanekaragaman jenis burung pada suatu ekosistem dapat menjadi keanekaragaman hidupan liar lainnya yang juga menjadi bagian dari indikator tempat aktivitas dan pakan burung. Setiap jenis burung memiliki pakan yang berkaitan dengan kehadirannya dalam suatu ekosistem sehingga peran
penting burung sebagai penyerbuk, pemencar biji, dan pengendali hama dapat diketahui. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui jumlah jenis burung, nilai indeks keanekaragaman jenis burung, dan status konservasi jenis burung pada
kawasan Agroforestri Kakao di Kampung Soaib, Distrik Kemtuk, Kabupaten Jayapura. Metode yang digunakan adalah survei dengan teknik peliputan data menggunakan daftar 20 McKinnon. Penelitian keanekaragaman jenis burung di kawasan Agroforestri kakao (Theobroma cacao L.) Kampung Soaib
Distrik Kemtuk Kabupaten Jayapura dilakukan selama satu bulan pada pagi dan sore hari. Hasil yang diperoleh adalah 41 jenis burung yang diklasifikasi ke dalam 20 familia. Indeks keanekaragaman jenis burung hampir mencapai kategori tinggi dengan H’ = 2,99 dan komunitasnya stabil. Berdasarkan status
konservasi terdapat 39 jenis burung menurut IUCN dengan rincian 38 jenis berstatus LC dan 1 jenis berstatus NT; menurut CITES terdapat 1 jenis dalam appendix I dan 10 jenis dalam appendix II; dan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang berlaku di Indonesia untuk 11 jenis burung yang termasuk dalam appendix I dan II. Jenis burung yang belum ada status konservasi adalah Dacelo gaudichaud dan Nectarinia aspasia, karena keduanya memiliki sebaran luas di New Guinea. Jenis yang berstatus mendekati terancam (NT) adalah Aquila gurneyi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kawasan agroforestri kakao di Kampung Soaib termasuk stabil atau sehat karena burung sebagai indikator memiliki keanekaragaman mendekati tinggi dengan komunitas yang stabil untuk hidupan liar lainnya.
Kata kunci : Jenis burung, agroforestri kakao, status konservasi, Kampung Soaib, Papua.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Contributors: | Contribution Name NIDN Email Thesis advisor Keiluhu, Rer Nat Henderina J 0019036204 UNSPECIFIED Thesis advisor Suyono, Ign Joko 0020116206 UNSPECIFIED |
| Uncontrolled Keywords: | Jenis burung, agroforestri kakao, status konservasi, Kampung Soaib, Papua. |
| Subjects: | 500 – Ilmu Pengetahuan > 570 Biologi > 570 Biologi 500 – Ilmu Pengetahuan > 570 Biologi > 573 Sistem fisiologi spesifik pada hewan, histologi regional dan fisiologi pada hewan 500 – Ilmu Pengetahuan > 570 Biologi > 577 Ekologi |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Program Studi Biologi - S1 |
| Depositing User: | Imanuel |
| Date Deposited: | 04 Dec 2025 04:26 |
| Last Modified: | 04 Dec 2025 04:26 |
| URI: | http://repository.uncen.ac.id/id/eprint/366 |
