Uji Efektivitas Antiinflamasi Ekstrak Etanol Daun Matoa (Pometia Pinnata J.R & G. Forst) Pada Mencit Putih (Mus Musculus L.) Yang Diinduksi Karagenan

Apriliani, Nur Umi (2023) Uji Efektivitas Antiinflamasi Ekstrak Etanol Daun Matoa (Pometia Pinnata J.R & G. Forst) Pada Mencit Putih (Mus Musculus L.) Yang Diinduksi Karagenan. Undergraduate thesis, Universitas Cenderawasih.

[thumbnail of Cover - Daftar Lampiran] Text (Cover - Daftar Lampiran)
COVER.pdf

Download (835kB)
[thumbnail of Bab I Pendahuluan] Text (Bab I Pendahuluan)
BAB I.pdf

Download (299kB)
[thumbnail of Bab II Tinjauan Pustaka] Text (Bab II Tinjauan Pustaka)
BAB II.pdf

Download (482kB)
[thumbnail of Bab III Metodologi Penelitian] Text (Bab III Metodologi Penelitian)
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (530kB)
[thumbnail of Bab IV Hasil dan Pembahasan] Text (Bab IV Hasil dan Pembahasan)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (564kB)
[thumbnail of Bab V Penutup] Text (Bab V Penutup)
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (281kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (408kB)
[thumbnail of Lampiran] Text (Lampiran)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Matoa (Pometia pinnata J.R & G.Forst) merupakan tanaman yang biasa digunakan untuk mengobati berbagai jenis penyakit, seperti penghilang nyeri. Daun matoa diketahui mengandung senyawa metabolit sekunder berupa flavonoid, tanin dan saponin yang dapat menghambat proses inflamasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antiinflamasi ekstrak etanol daun matoa terhadap mencit putih (Mus musculus L.) yang diinduksi karagenan. Daun matoa diekstraksi menggunakan metode maserasi. Parameter yang diamati pada penelitian ini adalah penghambatan edema kaki mencit setelah diinduksi 0,1 mL karagenan 1% selama 240 menit secara subplantar. Pengukuran volume edema menggunakan pletismometer. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun matoa dengan dosis 30 mg/KgBB, 50 mg/KgBB, dan 70 mg/kgBB memiliki potensi sebagai obat antiinflamasi dengan persen daya antiinflamasi masing-masing 15,13%; 16,62%; dan 19,12%. Ketiga dosis tersebut tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan (p>0,05) dengan kontrol positif yaitu natrium diklofenak dosis 0,065 mg yaitu 21,23%. Kesimpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa ekstrak etanol daun matoa memiliki aktivitas antiinflamasi yang tidak berbeda signifikan dengan kontrol positif. Dosis yang paling efektif yaitu ekstrak etanol daun matoa 70 mg/kgBB.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
Contribution
Name
NIDN
Email
Thesis advisor
Gunawan, Elsye
0018118204
UNSPECIFIED
Thesis advisor
Bakri, Nur Fadilah
0914048801
UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Matoa (Pometia pinnata J.R & G.Forst); Pletismometer; Karagenan; Antiinflamasi.
Subjects: 500 – Ilmu Pengetahuan > 500 Ilmu pengetahuan > 502 Aneka ragam tentang ilmu pengetahuan alam
500 – Ilmu Pengetahuan > 580 Tanaman > 580 Tumbuh-tumbuhan, tanaman, botani, flora
500 – Ilmu Pengetahuan > 580 Tanaman > 582 Tanaman dengan jenis bunga dan karakteristiknya
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Program Studi Farmasi - S1
Depositing User: Hasna
Date Deposited: 17 Jan 2026 11:32
Last Modified: 17 Jan 2026 11:32
URI: http://repository.uncen.ac.id/id/eprint/463

Actions (login required)

View Item
View Item