Pattipi, Jacob Robert Dominggus (2024) Kajian Yuridis Terhadap Kedudukan Mas Kawin Dalam Sistem Hukum Perkawinan Masyarakat Adat Fak-Fak di Kota Jayapura. Undergraduate thesis, Universitas Cenderawasih.
COVER.pdf
Download (780kB)
BAB I.pdf
Download (350kB)
BAB II.pdf
Download (810kB)
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (411kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (293kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (197kB)
Abstract
Penelitian dengan judul Kajian Yuridis Terhadap Kedudukan Mas Kawin
Dalam Sistem Hukum Perkawinan Masyarakat Adat Fak-Fak Di Kota Jayapura.
Tujuan dari penulisan skripsi ini adalah untuk mengetahui kajian yuridis terhadap
kedudukan Mas kawin dalam sistem hukum perkawinan masyarakat adat FakFak di
Kota Jayapura. Penelitian ini menggunakan metode hukum yuridis empiris, dengan
kajian teori hukum perkawinan adat masyarakat FakFak di Kota Jayapura, yang
didapat dari data primer melalui wawancara dan data sekunder dengan melakukan
studi kepustakaan hukum.
Hasil penelitian menunjukan bahwa kedudukan Mas kawin dalam sistem
hukum perkawinan masyarakat adat Fakfak di Kota Jayapura sangat penting, maka
harus dilakukan sesuai dengan tradisi dan adat perkawinan masyarakat Fakfak baik
yang ada di kampung halaman Kota Fakfak maupun yang ada tinggal di Kota
Jayapura, sebagai bentuk pelestarian adat dan budaya suku Mbahammata secara
turun temurun yang menjadi jati diri bagi laki-laki Fakfak dalam keluarga besarnya.
Adapun akibat dari sistem hukum perkawinan bila tidak terpenuhi Mas kawin dalam
prosesi peminangan bagi masyarakat adat Fakfak di Kota Jayapura, hal ini
berlangsung secara fleksibel dan tidak bersikap memaksa atau mengancang
keberlangsungan pertunangan dalam pembayaran Mas kawin dari pihak laki-laki
kepada keluarga pihak perempuan, tetapi hubungan keduanya tetap berjalan dengan
baik tanpa mempersoalkan sanksi dari jumlah Mas kawin yang telah disepakati.
Sanksi hukum perkawinan adat Fakfak terjadi ketika proses peminangan dan
pembayaran Mas kawin telah dilakukan dimana kedua pihak laki-laki dan perempuan
harus menaati dan menjaga ikatan perjanjian hukum perkawinan adat dalam bentuk
penyerahan Mas kawin sebagai simbol pemersatu bagi kedua keluarga besar dari
pihak laki-laki maupun perempuan, sehingga kehidupan keluarga keduanya dapat
harmonis dan bahagian.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Contributors: | Contribution Name NIDN Email Thesis advisor Katjong, Kadir 0007125905 UNSPECIFIED Thesis advisor Tanggahma, Biloka 0023056108 UNSPECIFIED |
| Uncontrolled Keywords: | Maskawin, Hukum, Perkawinan, Adat |
| Subjects: | 300 – Ilmu Sosial > 340 Ilmu hukum > 340 Ilmu hukum 300 – Ilmu Sosial > 340 Ilmu hukum > 344 Hukum ketenagakerjaan, buruh, sosial, pendidikan dan budaya 300 – Ilmu Sosial > 340 Ilmu hukum > 349 Hukum yurisdiksi tertentu, wilayah, wilayah sosial ekonomi |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Program Studi Ilmu Hukum - S1 |
| Depositing User: | Imanuel |
| Date Deposited: | 23 Jan 2026 00:44 |
| Last Modified: | 23 Jan 2026 00:44 |
| URI: | http://repository.uncen.ac.id/id/eprint/516 |
