Kedudukan Hukum Tentang Pituwo/Eboo Perceraian Dalam Sengketa Perkawinan Pada Masyarakat Adat Suku Mee di Kabupaten Paniai

Yumai, Mekison (2024) Kedudukan Hukum Tentang Pituwo/Eboo Perceraian Dalam Sengketa Perkawinan Pada Masyarakat Adat Suku Mee di Kabupaten Paniai. Undergraduate thesis, Universitas Cenderawasih.

[thumbnail of COVER : Judul, Lembar Persetujuan, Pelaksana Ujian, Motto dan Persembahan, Abstrak, Kata Pengantar, Daftar Isi] Text (COVER : Judul, Lembar Persetujuan, Pelaksana Ujian, Motto dan Persembahan, Abstrak, Kata Pengantar, Daftar Isi)
COVER.pdf

Download (910kB)
[thumbnail of BAB I Pendahuluan] Text (BAB I Pendahuluan)
BAB I.pdf

Download (307kB)
[thumbnail of BAB II Tinjauan Pustaka] Text (BAB II Tinjauan Pustaka)
BAB II.pdf

Download (227kB)
[thumbnail of BAB III Hasil Penelitian dan Pembahasan] Text (BAB III Hasil Penelitian dan Pembahasan)
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (227kB)
[thumbnail of BAB IV Penutup] Text (BAB IV Penutup)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (94kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (144kB)

Abstract

Penelitian dengan judul “,Kedudukan Hukum Tentang Pituwo/Eboo Perceraian Dalam
Sengketa Perkawinan Pada Masyarakat Adat Suku Mee di Kabupaten Paniai dilakukan dengan tujuan
adalah Untuk mengetahui faktor-faktor penyebab terjadinya perceraian dan dampak perceraian kepada
anak-anak dan keluarga besar kedua belah pihak pada Masyarakat hukum Adat Suku Mee Di Kabupaten
Paniai.
Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan normatif
yaitu untuk menemukan asas-asas Perceraian juga metode pendekatan hukum empiris yaitu untuk
mengkaji hukum dalam kenyataan.
Hasil penelitian mengungkapkan bahwa faktor penyebab perceraian adalah mandulnya suami
atau isteri, kekerasan atau penganiayaan berat, menderita penyakit, perselisihan, pertengkaran,
ketidakmampuan suami mencari nafkah, ketidakmampuan isteri memberi pelayanan, perbedaan sifat
suami isteri, perkawinan dibawah umur, sedangkan dampak perceraian dari suatu perkawinan yaitu,
dampak terhadap anak,terhadap keluarga besar, terhadap suami isteri. Oleh sebab itu perlu adanya
penyuluhan hukum dari pemerintah bagi masyarakat Setempat.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
Contribution
Name
NIDN
Email
Thesis advisor
Sahuleka, Onesimus
0027116003
UNSPECIFIED
Thesis advisor
Katjong, Kadir
0007125905
UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Pituwo/Eboo, Perceraian, Dalam Sengketa Perkawinan, Pada Masyarakat Adat Suku Mee. di Kabupaten Paniai
Subjects: 300 – Ilmu Sosial > 340 Ilmu hukum > 340 Ilmu hukum
300 – Ilmu Sosial > 340 Ilmu hukum > 348 Undang-undang, hukum, regulasi dan kasus
300 – Ilmu Sosial > 340 Ilmu hukum > 349 Hukum yurisdiksi tertentu, wilayah, wilayah sosial ekonomi
Divisions: Fakultas Hukum > Program Studi Ilmu Hukum - S1
Depositing User: Imanuel
Date Deposited: 23 Jan 2026 00:44
Last Modified: 23 Jan 2026 00:44
URI: http://repository.uncen.ac.id/id/eprint/552

Actions (login required)

View Item
View Item