Doromi, Hein Mandopai (2024) Perlindungan Hukum Terhadap Warisan Pusaka Kapak Batu Dan Tempurung Kelapa Di Kampung Tamakuri Kabupaten Mamberamo Raya. Undergraduate thesis, Universitas Cenderawasih.
COVER.pdf
Download (692kB)
BAB I.pdf
Download (394kB)
BAB II.pdf
Download (219kB)
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (350kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (208kB)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (259kB)
Abstract
Penelitian ini dengan judul “ Perlindungan Hukum Terhadap Warisan Pusaka Kapak
Batu Dan Tempurung Kelapa Di Kampung Tamakuri Kabupaten Mamberamo Raya
“,dengan tujuan untuk mengetahui perlindungan hukum terhadap harta warisan pusaka
yang seecara adil di suku adat kampung tamakuri. Mengangkat isu mengenai pentingnya
melindungi warisan budaya yang berwujud benda seperti kapak batu dan tempurung kelapa
di Kampung Tamakuri, Kabupaten Mamberamo Raya. Benda-benda ini merupakan pusaka
atau peninggalan sejarah yang perlu di lestarikan. Menggali nilai budaya, sejarah, dan
kearifan lokal yang terkandung dalam benda pusaka kapak batu dan tempurung kelapa,
benda-benda ini memiliki makna simbolis atau nilai spiritual tersendiri.
Metode yang di gunakan dalam penelitian ini ialah tipe penelitian empiris, yaitu
pendekatan yang mengacu Penelitian atau riset adalah suatu proses investigasi yang di
lakukan dengan aktif, tekun dan sistematis untuk menemukan, menginterprestasikan dan
merevisi fakta-fakta. Penelitian juga bisa diartikan sebagai suatu proses logis untuk
mendapatkan jawaban dari pertanyaan yang diajukan menggunakan informasi empiris.
Hasil Penelitian ini yang Penulis dapatkan dari tokoh adat kampung tamakuri ialah,
sejarah kapak batu ini sudah ada sejak pada saman purba. Dan kapak batu dan tempurung
kelapa ini di buat oleh seorang tetek moyang yang bernama, Kabesi, menurut cerita ke
cerita conon bahwa moyang Kabesi ini dulunya ia hidup di hulu sungai Mamberamo dan
ia hidup dengan satu-satunya harta yang ia miliki ialah sebuah kapak batu dan tempurung
kelapa. Warisan kapak batu dan tempurung kelapa ini di warisakan secara turun temurun
kepada suku (Batawasa) hingga saat ini. Kapak yang matanya terbuat dari sebuah batu dan
pegangannya terbuat dari tali yang namanya tali rotan hutan dan di jadikan kapak pusaka.
Dan menjaga keasliannya warisan pusaka kapak batu dan tempurung kelapa tersebut dan
menjadi warisan yang turun temurun kepada anak cucu sampai sekarang ini.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Contributors: | Contribution Name NIDN Email Thesis advisor Sahuleka, Onesimus 0027116003 UNSPECIFIED Thesis advisor Katjong, Kadir 0007125905 UNSPECIFIED |
| Uncontrolled Keywords: | Perlindungan Hukum, Kapak Batu dan Tempurung Kelapa, Warisan Pusaka. |
| Subjects: | 300 – Ilmu Sosial > 340 Ilmu hukum > 341 Hukum-hukum negara 300 – Ilmu Sosial > 340 Ilmu hukum > 342 Hukum tata negara 300 – Ilmu Sosial > 340 Ilmu hukum > 344 Hukum ketenagakerjaan, buruh, sosial, pendidikan dan budaya |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Program Studi Ilmu Hukum - S1 |
| Depositing User: | Imanuel |
| Date Deposited: | 23 Jan 2026 06:32 |
| Last Modified: | 23 Jan 2026 06:32 |
| URI: | http://repository.uncen.ac.id/id/eprint/569 |
