Perlindungan Hukum Terhadap Korban Tindak Pidana Penyalahgunaan Sediaan Farmasi Tanpa Izin Edar

Nauw, Christine Tya Ovalin (2024) Perlindungan Hukum Terhadap Korban Tindak Pidana Penyalahgunaan Sediaan Farmasi Tanpa Izin Edar. Undergraduate thesis, Universitas Cenderawasih.

[thumbnail of COVER : Halaman Judul, Halaman Persetujuan, Pelaksanaan Ujian, Abstrak, Motto dan Persembahan, Kata Pengantar, Daftar Isi] Text (COVER : Halaman Judul, Halaman Persetujuan, Pelaksanaan Ujian, Abstrak, Motto dan Persembahan, Kata Pengantar, Daftar Isi)
COVER.pdf

Download (618kB)
[thumbnail of BAB I Pendahuluan] Text (BAB I Pendahuluan)
BAB I.pdf

Download (289kB)
[thumbnail of BAB II Tinjauan Pustaka] Text (BAB II Tinjauan Pustaka)
BAB II.pdf

Download (415kB)
[thumbnail of BAB III Hasil dan Pembahasan] Text (BAB III Hasil dan Pembahasan)
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (390kB)
[thumbnail of BAB IV Penutup] Text (BAB IV Penutup)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (209kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (268kB)

Abstract

Penelitian ini dengan memilih judul “Perlindungan Hukum Terhadap
Korban Tindak Pidana Penyalahgunaan Sediaan Farmasi Tanpa Izin Edar”,
Dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui perlindungan hukum yang didapatkan
oleh korban kejahatan penyalahgunaan sediaan farmasi tanpa izin edar dan aspekaspek yang menjadi kendala atau hambatan dalam pemberian perlindungan hukum
terhadap korban tindak pidana penyalahgunaan sediaan farmasi tanpa edar.
Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian yuridis
normative dan penelitian yuridis empiris (sosiologis). Penelitian yuridis normative
digunakan untuk mengkaji data sekunder berupa peraturan perundang-undangan,
dan pendapat para ahli di bidang hukum pidana. Sedangkan penelitian hukum
empiris digunakan untuk menelaah dan mengumpukan data lapangan yang ada di
lokasi penelitian.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pengedaran obat tanpa izin edar.
Dengan banyaknya aturan yang mendasari peredaran dan penggunaan obat dan
efek yang ditimbulkan dari tindak pidana mengedarkan obat tanpa izin edar
tersebut, para penegak hukum harus bisa lebih melihat aspek sosiologis secara
mendalam dalam memberi pertanggungjawaban terhadap pelaku tindak pidana
obat tanpa izin edar, yang mana tujuan dari itu semua adalah memberi efek jera.
Perlindungan hukum terhadap konsumen pada obat tanpa izin edar yang
diberikan kepada masyarakat adalah dengan melakukan dua bentuk pengawasan
yaitu pengawasan sebelum diedarkan da pengawasan rutin setiap pekannya untuk
tetap menjamin mutu dan khasiat obat setelah diedarkan. Pemerintah sebagai yang
pemangku kepentingan di negara ini diharapkan mempunyai solusi untuk
permasalah obat tanpa izin edar ini seperti mempercepat rampungnya RUU
BPOM yang mana saat ini sedang digodok di legislatif yang mana dengan adanya
UU BPOM itu sendiri bisa memperkuat kedudukan BPOM dalam mengawasi obat
tanpa izin edar.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
Contribution
Name
NIDN
Email
Thesis advisor
Reumi, Frans
0013076004
UNSPECIFIED
Thesis advisor
Rohrohmana, Basir
0009106406
UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Perlindungan Hukum, Terhadap Korban Tindak Pidana, Penyalahgunaan Sediaan Farmasi, Tanpa Izin Edar
Subjects: 300 – Ilmu Sosial > 340 Ilmu hukum > 345 Hukum pidana
300 – Ilmu Sosial > 340 Ilmu hukum > 347 Prosedur dan pengadilan
300 – Ilmu Sosial > 340 Ilmu hukum > 348 Undang-undang, hukum, regulasi dan kasus
Divisions: Fakultas Hukum > Program Studi Ilmu Hukum - S1
Depositing User: Imanuel
Date Deposited: 23 Jan 2026 06:33
Last Modified: 23 Jan 2026 06:33
URI: http://repository.uncen.ac.id/id/eprint/578

Actions (login required)

View Item
View Item