Mofu, Syabar Samuel Demianus (2024) Analisis Pemidanaan Terhadap Pelaku Perusakan Hutan Mangrove Teluk Youtefa. Undergraduate thesis, Universitas Cenderawasih.
COVER.pdf
Download (474kB)
BAB I.pdf
Download (402kB)
BAB II.pdf
Download (487kB)
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (612kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (236kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (353kB)
Abstract
Penelitian ini dilakukan di Pengadilan Negeri Klas 1A Jayapura dan
Pengadilan Tinggi Jayapura, Untuk mengetahui dakwaan dan tuntutan
Penuntut Umum terhadap pelaku perusakan hutan mangrove teluk youtefa
dalam putusan Nomor 434/Pid.B/LH/2023/PN Jap. Dan Untuk mengetahui
dasar pertimbangan hakim terhadap pelaku perusakan hutan mangrove
teluk youtefa dalam putusan Nomor 434/Pid.B/LH/2023/PN Jap dan
Putusan Nomor 6/PID.SUS-LH/2024/PT Jap. Tipe penelitian ini adalah
yuridis normatif, tipe penelitian yuridis normatif meneliti bahan-bahan
hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier yang ada
kaitannya dengan permasalahan penelitian.
Hasil yang dicapai dalam penelitian ini, dakwaan dan tuntutan Penuntut
Umum terhadap pelaku perusakan hutan mangrove teluk youtefa dalam
putusan Nomor 434/Pid.B/LH/2023/PN Jap. Adalah terdakwa di
dakwakan dengan berbentuk dakwaan tunggal yaitu dengan pasal 33 ayat
(3) juncto Pasal 40 ayat (2) Undang-Undang RI nomor 5 Tahun 1990
Tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Dasar
Pertimbangan Hakim Memutus Perkara Perusakan Hutan Mangrove Teluk
Youtefa Dalam Putusan Nomor 434/Pid.B/LH/2023/PN Jap. dan Putusan
Nomor 6/PID.SUS-LH/2024/PT Jap. Pada putusan tingkat pertama
terdakwa dipidana dengan pidana penjara selama 3 (tiga) Tahun 6 (enam)
bulan dan pada putusan tingkat banding memutus dengan memberikan
pidana penjara selama 1 (satu) tahun 6 (enam) bulan.
Disarankan Penuntut Umum haruslah tetap pada tuntutanya dan harus
sesaui dengan pasal yang di dakwakan dalam pasal 40 ayat (2). Putusan
pada tingkat banding menjatuhi hukuman lebih rendah dari putusan tingkat
pertama, disarankan agar Majelis Hakim haruslah mempertimbangkan lagi
tentang kerusakan yang terjadi pada ekosistem hutan mangrove.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Contributors: | Contribution Name NIDN Email Thesis advisor Budiyanto, Budiyanto 0024016602 UNSPECIFIED Thesis advisor Rahadian, Dian 0030038301 UNSPECIFIED |
| Uncontrolled Keywords: | Dakwaan, Pemidanaan, Perusakan, dan Hutan Mangrove. |
| Subjects: | 300 – Ilmu Sosial > 340 Ilmu hukum > 344 Hukum ketenagakerjaan, buruh, sosial, pendidikan dan budaya 300 – Ilmu Sosial > 340 Ilmu hukum > 347 Prosedur dan pengadilan 300 – Ilmu Sosial > 340 Ilmu hukum > 348 Undang-undang, hukum, regulasi dan kasus 300 – Ilmu Sosial > 340 Ilmu hukum > 349 Hukum yurisdiksi tertentu, wilayah, wilayah sosial ekonomi |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Program Studi Ilmu Hukum - S1 |
| Depositing User: | Imanuel |
| Date Deposited: | 08 Feb 2026 14:32 |
| Last Modified: | 08 Feb 2026 14:32 |
| URI: | http://repository.uncen.ac.id/id/eprint/614 |
