Akibat Hukum Terhadap Pembatalan Rencana Perkawinan Secara Sepihak Menurut Adat Bugis di Kota Jayapura.

Rahman, Zulfa Zahra Nur Aisyah (2024) Akibat Hukum Terhadap Pembatalan Rencana Perkawinan Secara Sepihak Menurut Adat Bugis di Kota Jayapura. Undergraduate thesis, Universitas Cenderawasih.

[thumbnail of COVER : Lembar Persetujuan, Pelaksana Ujian, Moto dan Persembahan, Kata Pengantar, Abstrak, Daftar Isi] Text (COVER : Lembar Persetujuan, Pelaksana Ujian, Moto dan Persembahan, Kata Pengantar, Abstrak, Daftar Isi)
COVER.pdf

Download (497kB)
[thumbnail of BAB I Pendahuluan] Text (BAB I Pendahuluan)
BAB I.pdf

Download (214kB)
[thumbnail of BAB II Kerangka Teori] Text (BAB II Kerangka Teori)
BAB II.pdf

Download (319kB)
[thumbnail of BAB III Hasil Penelitian dan Pembahasan] Text (BAB III Hasil Penelitian dan Pembahasan)
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (202kB)
[thumbnail of BAB IV Penutup] Text (BAB IV Penutup)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (88kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (91kB)

Abstract

Penelitian yang berjudul “Akibat Hukum Terhadap Pembatalan Rencana
Perkawinan Secara Sepihak Menurut Adat Bugis di Kota Jayapura”, tujuan
disusunya penulisan ini bagi seluruh masyarakat yang mempelajari ilmu hukum di
bidang keperdataan khususnya yang berkaitan dengan faktor penyebab pembatalan
dan akibat hukum pembatalan pelaksanaan janji perkawinan secara sepihak
terutama dalam masyarakat Bugis Makassar. Tidak jarang setelah prosesi
mapettuada/lamaran rencana perkawinan dibatalkan oleh salah satu pihak. Hal ini
tentunya menjadi polemik tersendiri dikarenakan di dalam proses mapettuada ini
ada sejumlah uang dan barang yang telah diserahkan dari calon mempelai laki-laki
(uang panai’) kepada calon mempelai perempuan. Dalam penelitian ini penulis akan
membahas akibat implikasi hukum dibatalkannya rencana perkawinan setelah
prosesi Peminangan dalam adat.
Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode
pendekatan empiris dan normatif. Metode penelitian ini untuk mencari tahu apa
akibat hukum dan bagaimana penyelesaian apabila terjadi pembatalan secara
sepihak dalam rencana perkawinan
Peraturan perundang-undang mengenai perkawinan tidak mengatur sama
sekali akibat hukum berkaitan dengan pembatalan secara sepihak pernikahan
(perkawinan) setelah adanya peminangandan pertunangan, sehingga orang begitu
mudah untuk membatalkannya secara sepihak yang berakibat merugikan pihak
lainnya. Namun demikian, jika mengacu pada yurisprudensi Mahkamah Agung
Nomor 3191 K/Pdt/1984 tanggal 12 Desember 1985, maka pembatalan secara
sepihak pelaksanaan janji pernikahan (perkawinan) setelah adanya kepatutan dalam
masyarakat, serta merupakan suatu perbuatan melawan hukum, dimana
yurisprudensi inilah yang kemudian dijadikan pula sebagai dasar pertimbangan
hukum hakim Mahkamah Agung dalam Putusan Nomor: 1644 K/Pdt/2020.yaitu
putusan terhadap pembatalan secara sepihak pernikahan (perkawinan) setelah
adanya peminangan dan pertunangan.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
Contribution
Name
NIDN
Email
Thesis advisor
Reumi, Frans
0013076004
UNSPECIFIED
Thesis advisor
Katjong, Kadir
0007125905
UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Pembatalan, Rencana Perkawinan, Adat Bugis, Kota Jayapura.
Subjects: 300 – Ilmu Sosial > 340 Ilmu hukum > 344 Hukum ketenagakerjaan, buruh, sosial, pendidikan dan budaya
300 – Ilmu Sosial > 340 Ilmu hukum > 347 Prosedur dan pengadilan
300 – Ilmu Sosial > 340 Ilmu hukum > 348 Undang-undang, hukum, regulasi dan kasus
300 – Ilmu Sosial > 340 Ilmu hukum > 349 Hukum yurisdiksi tertentu, wilayah, wilayah sosial ekonomi
Divisions: Fakultas Hukum > Program Studi Ilmu Hukum - S1
Depositing User: Imanuel
Date Deposited: 08 Feb 2026 14:33
Last Modified: 08 Feb 2026 14:33
URI: http://repository.uncen.ac.id/id/eprint/618

Actions (login required)

View Item
View Item