Sistem Pendaftaran Merek Cereal Sagu Papua Menurut Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2001 Tentang Merek.

Tiwery, Hercules S (2024) Sistem Pendaftaran Merek Cereal Sagu Papua Menurut Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2001 Tentang Merek. Undergraduate thesis, Universitas Cenderawasih.

[thumbnail of COVER : Halaman Judul, Lembar Persetujuan, Lembar Pengesahan, Motto dan Persembahan, Abstrak, Kata Pengantar, Daftar Isi] Text (COVER : Halaman Judul, Lembar Persetujuan, Lembar Pengesahan, Motto dan Persembahan, Abstrak, Kata Pengantar, Daftar Isi)
COVER.pdf

Download (288kB)
[thumbnail of BAB I Pendahuluan] Text (BAB I Pendahuluan)
BAB I.pdf

Download (159kB)
[thumbnail of BAB II Tinjauan Pustaka] Text (BAB II Tinjauan Pustaka)
BAB II.pdf

Download (160kB)
[thumbnail of BAB III Hasil Penelitian dan Pembahasan] Text (BAB III Hasil Penelitian dan Pembahasan)
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (156kB)
[thumbnail of BAB IV Penutup] Text (BAB IV Penutup)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (33kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (29kB)

Abstract

Penelitian yang berjudul “Sistem Pendaftaran Merek Cereal Sagu Papua
Menurut Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2001 Tentang Merek. Dengan
tujuan mengetahui tata cara pendaftaran merek dan mengetahui perlindungan
hukum terhadap pemegang hak atas merek Cereal Sagu Papua.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian
hukum normatif dan empiris. Metode penelitian hukum normatif yaitu untuk
mengetahui aturan-aturan atau norma-norma tentang Undang-Undang Merek
(UUM) dan aturan-aturan Hak Kekayaan Intelektual lainnya serta metode
penelitian hukum empiris, yaitu untuk mengetahui implementasi ketentuan
yang ada di lapangan.
Hasil penelitian mengungkapkan bahwa, Tata cara pendaftaran merek
Cereal Sagu Papua menurut Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2001 adalah
sesuai dengan ketentuan umum yaitu melalui beberapa tahapan , yakni (a)
Pengklasifikasian jenis merek, yakni merek Cereal Sagu Papua
diklasifikasikan sebagai merek dagang dan juga dapat diklasifikasikan sebagai
merek kata, (b) persyaratan merek Cereal Sagu Papua, dimana merek Cereal
Sagu Papua telah memenuhi persyaratan yang ditentukan dalam UndangUndang Merck, (c) sistem dan prosedur pendaftaran merek Cereal Sagu Papua,
dimana sistem pendaftarannya adalah sistem konstitutif, dan prosedur
pendaftarannya mulai dari (1) permohonan pendaftaran, (2) kelengkapan dan
pemeriksaan persyaratan, (3) pemeriksaan substantif, (4) pengumuman
permohonan, dan (5) penerbitan sertifikat merek. Dan perlindungan hukum
terhadap pemegang hak atas merek Cereal Sagu Papua dapat dilakukan secara
Preventif yang dilakukan melalui mekanisme pendaftaran merek Cereal Sagu
Papua pada Klinik HKI Disperindag Jayapura.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
Contribution
Name
NIDN
Email
Thesis advisor
Tanggahma, Biloka
0023056108
UNSPECIFIED
Thesis advisor
Mamoribo, Margaretha Golda M. I
0016028303
UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Sistem Pendaftaran, Merek, Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2001.
Subjects: 300 – Ilmu Sosial > 340 Ilmu hukum > 344 Hukum ketenagakerjaan, buruh, sosial, pendidikan dan budaya
300 – Ilmu Sosial > 340 Ilmu hukum > 348 Undang-undang, hukum, regulasi dan kasus
300 – Ilmu Sosial > 340 Ilmu hukum > 349 Hukum yurisdiksi tertentu, wilayah, wilayah sosial ekonomi
Divisions: Fakultas Hukum > Program Studi Ilmu Hukum - S1
Depositing User: Imanuel
Date Deposited: 08 Feb 2026 14:36
Last Modified: 08 Feb 2026 14:36
URI: http://repository.uncen.ac.id/id/eprint/630

Actions (login required)

View Item
View Item