Ohoiwutun, James Rivaldo Anjelo (2024) Kajian Hukum Terhadap Dampak Penambangan Pasir Ilegal di Kampung Ifar Besar Kabupaten Jayapura. Undergraduate thesis, Universitas Cenderawasih.
COVER.pdf
Download (819kB)
BAB I.pdf
Download (622kB)
BAB II.pdf
Download (443kB)
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (421kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (338kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (452kB)
Abstract
Ilegal Di Kampung Ifar Besar Kabupaten Jayapura. Kajian ini bertujuan
untuk mengetahui dampak hukum dari penambangan pasir illegal terhadap
lingkungan dan Masyarakat disekitar danau di Kampung Ifar Besar dan untuk
mengetahui efektivitas implementasi kebijakan hukum dalam mencegah dan
menindak penambangan pasir illegal di danau Kampung Ifar Besar Kabupaten
Jayapura.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis
normatif dan yuridis empiris, dengan metode observasi, wawancara, dan studi
kepustakaan untuk mengidentifikasi dampak hukum dan lingkungan yang
diakibatkan penambangan pasir ilegal.
Hasil penlitian menunjukan bahwa Penambangan pasir ilegal di Danau Kampung
Ifar Besar, Kabupaten Jayapura, menimbulkan dampak signifikan terhadap
lingkungan dan masyarakat setempat. Kampung Ifar Besar, yang berbatasan
dengan beberapa kampung lain dan terletak sekitar 15 km di selatan Sentani,
mengalami kerusakan ekosistem danau, peningkatan polusi, kebisingan, serta
konflik sosial akibat aktivitas penambangan tanpa izin. Dampak positif
penambangan termasuk peningkatan pendapatan masyarakat dan pembukaan
lapangan kerja. Namun, dampak negatifnya jauh lebih luas, meliputi kerusakan
lingkungan seperti erosi dan penurunan kualitas air, peningkatan polusi udara dan
kebisingan, serta kerusakan infrastruktur desa. Konflik sosial juga muncul akibat
persaingan sumber daya dan dampak kesehatan dari lingkungan yang tercemar.
Implementasi kebijakan hukum dalam mencegah dan menindak penambangan
pasir ilegal di daerah ini dinilai belum efektif. Kepala Kampung Ifar Besar, Bapak
Arnol Yoku, mengungkapkan bahwa upaya pengawasan dan penegakan hukum
masih sporadis dan tidak terkoordinasi dengan baik, serta adanya keterbatasan
sumber daya manusia dan teknologi. Koordinasi antara pemerintah kampung dan
Dinas Lingkungan Hidup masih lemah, dan belum ada peraturan kampung yang
spesifik untuk menangani masalah ini.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Contributors: | Contribution Name NIDN Email Thesis advisor Manengkey, Victor Th 0010065908 UNSPECIFIED Thesis advisor Mofu, Rehabeam 0018076903 UNSPECIFIED |
| Uncontrolled Keywords: | Kajian Hukum, Penambangan Pasir Ilegal, Implementasi Kebijakan Hukum, Danau Sentani. |
| Subjects: | 300 – Ilmu Sosial > 340 Ilmu hukum > 343 Hukum militer, pertahanan, keuangan publik, pajak, perdagangan (perdagangan), hukum industri 300 – Ilmu Sosial > 340 Ilmu hukum > 348 Undang-undang, hukum, regulasi dan kasus 300 – Ilmu Sosial > 340 Ilmu hukum > 349 Hukum yurisdiksi tertentu, wilayah, wilayah sosial ekonomi |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Program Studi Ilmu Hukum - S1 |
| Depositing User: | Imanuel |
| Date Deposited: | 08 Feb 2026 14:33 |
| Last Modified: | 08 Feb 2026 14:33 |
| URI: | http://repository.uncen.ac.id/id/eprint/633 |
