Kajian Hukum Tentang Proses Penyelesaian Sengketa Perang Suku di Wilayah Adat Lapago Kabupaten Lanny Jaya.

Tabuni, Epa (2024) Kajian Hukum Tentang Proses Penyelesaian Sengketa Perang Suku di Wilayah Adat Lapago Kabupaten Lanny Jaya. Undergraduate thesis, Universitas Cenderawasih.

[thumbnail of COVER : Halaman Judul, Lembar Persetujuan, Pelaksanaan Ujian, Moto dan Persembahan, Abstrak, Kata Pengantar, Daftar Isi] Text (COVER : Halaman Judul, Lembar Persetujuan, Pelaksanaan Ujian, Moto dan Persembahan, Abstrak, Kata Pengantar, Daftar Isi)
COVER.pdf

Download (808kB)
[thumbnail of BAB I Pendahuluan] Text (BAB I Pendahuluan)
BAB I.pdf

Download (502kB)
[thumbnail of BAB II Kajian Pustaka] Text (BAB II Kajian Pustaka)
BAB II.pdf

Download (510kB)
[thumbnail of BAB III Hasil Penelitian dan Pembahasan] Text (BAB III Hasil Penelitian dan Pembahasan)
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (532kB)
[thumbnail of BAB IV Penutup] Text (BAB IV Penutup)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (372kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (384kB)
[thumbnail of Lampiran] Text (Lampiran)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (819kB)

Abstract

Dalam judul penelitian ini “Kajian Hukum Tentang Proses Penyelesaian
Sengketa Perang Suku Di Wilayah Adat Lapago Kabupaten Lanny Jaya”
Masalah dalam penelitian ini adalah Perang Suku Lani, dalam penanganan belum
optimal perang Suku Lani Kabupaten Lani Jaya. Permasalahan dari penelitian ini
diindentifasi sebagai berikut;
1. Perang sering terjadi ketika timbul dendam dedaman lama, atau menurut cerita
orang tua kepada anak sehinga mencari kesempatan dalam setiap momen
untuk mencari masalah akhirnya terjadi perang.
2. Selingkuh, Perselingkuhan rupanya juga dapat terjadi di kalangan suku di
Papua. Jika ketahuan, maka denda yang harus dibayar oleh pihak lelaki yang
selingkuhan adalah babi beberapa ekor. Jika tidak, maka perang dapat terjadi.
3. Pencurian Hewan Ternak, Hewan ternak adalah harta yang berharga bagi
masyarakat tradisional.
4. Pemerkosaan istri orang Lain atau Anak Orang Lain. Mengakibatkan Perang
Suku lani.
5. Setiap momen politik DPRD. Maupun bupati, gubernur, dan persiden. Pada
khususnya para calon yang terjun di dunia politik tidak memahami arti dari
pada demokrasi itu sendiri, akhirnya menuju pada komflik perang suku.
Metode Penelitian yang digunakan adalah metode penelitan kualitatif. Teknik
pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan melakukan pengkajian
dokumentasi. Dalam penelitian ini obyek penelitian adalah Kabupaten Lani Jaya.
Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa :
a. Semua pihak baik tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh agama serta pemerintah
secara bersama-sama membangun kerjasama dan konsolidasi untuk
melakukan pencegahan koflik dalam masyarakat adat suku Lani.
b. Proses penyelesaian harus dalam kerangka hokum adat dan hokum positif
secara tuntas dan mengikat semua pihak, sehingga semua pihak harus taat dan
patuh terhadap hukum dan keputusan hukum.
Berdasarkan uraian diatas, peneliti menarik kesimpulan bahwa; “Penangan Perang
Saudara Suku Lani Belum Optimal, Oleh Karena Itu Semua Pihak Bersatu Untuk
Menghentikan Perang Saudara Yang Mengakibatkan Saling Membunuh di Tanah
Lani Jaya Papua.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
Contribution
Name
NIDN
Email
Thesis advisor
Reumi, Frans
0013076004
UNSPECIFIED
Thesis advisor
Katjong, Kadir
0007125905
UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Sengketa, Adat Lapago Kabupaten Lanny Jaya.
Subjects: 300 – Ilmu Sosial > 340 Ilmu hukum > 347 Prosedur dan pengadilan
300 – Ilmu Sosial > 340 Ilmu hukum > 348 Undang-undang, hukum, regulasi dan kasus
300 – Ilmu Sosial > 340 Ilmu hukum > 349 Hukum yurisdiksi tertentu, wilayah, wilayah sosial ekonomi
Divisions: Fakultas Hukum > Program Studi Ilmu Hukum - S1
Depositing User: Imanuel
Date Deposited: 08 Feb 2026 14:35
Last Modified: 08 Feb 2026 14:35
URI: http://repository.uncen.ac.id/id/eprint/646

Actions (login required)

View Item
View Item