Sukma, Kharisma Eka Ayu Melati (2024) Analisis Pertanggungjawaban Pidana Pelaku Tindak Pidana Pencabulan Terhadap Anak Dengan Cara Kekerasan di Kota Jayapura. Undergraduate thesis, Universitas Cenderawasih.
COVER.pdf
Download (513kB)
BAB I.pdf
Download (181kB)
BAB II.pdf
Download (188kB)
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (189kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (45kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (45kB)
Abstract
Penelitian ini dilakukan di Polresta Jayapura Kota tepatnya dibagian
Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dengan pertimbangan lembaga tersebut
yang memeriksa kasus di bidang Tindak Pidana Pencabulan Terhadap Anak.
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui dan menganalisis bagaimana
pertanggungjawaban pidana pelaku tindak pidana pencabulan terhadap anak
dengan cara kekerasan di Kota Jayapura dan apa saja kendala-kendala penerapan
sanksi pidana pelaku tindak pidana pencabulan terhadap anak di Kota Jayapura.
Tipe penelitian yang digunakan adalah tipe penelitian yuridis normatif.
Hasil penelitian ini menunjukan bawah Pertanggungjawaban pidana
pelaku tindak pidana pencabulan terhadap anak dengan cara kekerasan di Kota
Jayapura berdasarkan Putusan Nomor74/Pid.Sus/2021/PNJap Hakim menjatuhkan
pidana kepada Terdakwa dengan pidana penjara selama 12 (Dua belas) Tahun dan
denda sejumlah RP. 100.000.000.- (seratus juta rupiah) dengan ketentuan apabila
denda tersebut tidak dibayar diganti dengan pidana penjara selama 6 (enam)
Bulan. Bentuk pertanggungjawaban pidana yang diterapkan kepada pelaku tindak
pidana pencabulan terhadap anak berpedoman pada ketentuan Pasal 289 KUHP
dan Pasal 76E Jo Pasal 82 ayat 1 UU No. 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan
Anak. Kendala-kendala yang dihadapi dengan adanya penerapan sanksi pidana
yang menjerat pelaku pencabulan terhadap anak yaitu, berhadapan dengan anak
yang susah menggali informasi karena anak atau korban trauma dan malu atas
peristiwa yang dialaminya, sulit untuk mencari alat bukti pada kasus pencabulan
terhadap anak karena kejadian tersebut sudah lama terjadi dan kendala mengenai
penerapan sanksi pidana pelaku tindak pidana pencabulan terhadap anak yang
belum optimal dengan menggunakan Undang-Undang Tentang Perlindungan
Anak.
Banyaknya tindakan-tindakan kejahatan terhadap anak khususnya tindak
pidana pencabulan membuat rentan dalam sistem hukum pidana. Maka dari itu
harapannya kedepan adanya perubahan terhadap Undang-Undang Perlindungan
Anak yang mana lebih memperberat ancaman pidana terhadap pelaku pencabulan,
seperti pelaku dikebiri agar meminimalisir tindak pidana pencabulan terhadap
anak di Kota Jayapura. Agar kedepannya orang tua wajib mengikuti dan
mengawasi perkembangan anak agar tidak melakukan perbuatan yang terlarang.
Orang tua juga harus memberikan edukasi tentang seks dan mengajarkan anak
supaya tidak mudah untuk dirayu dan percaya dengan orang yang baru
dikenalnya. Mengajarkan kepada anak rasa percaya diri dan ketebukaan untuk
bercerita kepada orang terdekat misalnya orang tua, agar bila terjadi sesuatu maka
orang tua bisa bertindak cepat untuk melaporkan kepada pihak berwajib.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Contributors: | Contribution Name NIDN Email Thesis advisor Budiyanto, Budiyanto 0024016602 UNSPECIFIED Thesis advisor Rahadian, Dian 0030038301 UNSPECIFIED |
| Uncontrolled Keywords: | Pertanggungjawaban Pidana, Pencabulan, Anak. |
| Subjects: | 300 – Ilmu Sosial > 340 Ilmu hukum > 345 Hukum pidana 300 – Ilmu Sosial > 340 Ilmu hukum > 347 Prosedur dan pengadilan 300 – Ilmu Sosial > 340 Ilmu hukum > 348 Undang-undang, hukum, regulasi dan kasus 300 – Ilmu Sosial > 340 Ilmu hukum > 349 Hukum yurisdiksi tertentu, wilayah, wilayah sosial ekonomi |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Program Studi Ilmu Hukum - S1 |
| Depositing User: | Imanuel |
| Date Deposited: | 08 Feb 2026 14:35 |
| Last Modified: | 08 Feb 2026 14:35 |
| URI: | http://repository.uncen.ac.id/id/eprint/649 |
