Tebay, Ocky Renhald (2024) Tinjauan Hukum Tentang Jual Beli Hak Atas Tanah Adat Pada Masyarakat Hukum Adat Suku Walak di Distrik Kobagma Kabupaten Mamberamo Tengah. Undergraduate thesis, Universitas Cenderawasih.
COVER.pdf
Download (542kB)
BAB I.pdf
Download (256kB)
BAB II.pdf
Download (339kB)
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (32kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (10kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (15kB)
Abstract
Penelitian ini dengan judul “Tinjauan Hukum Tentang Jual Beli Hak Atas
Tanah Adat Pada Masyarakat Hukum Adat Suku Walak Di Distrik Kobagma
Kabupaten Mamberamo Tengah”. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui
jual beli hak atas tanah adat pada masyarakat hukum adat Suku Walak di Distrik
Kobagma Kabupaten Mamberamo Tengah dan untuk mengetahui kendala-kendala
yang dihadapi oleh masyarakat hukum adat Suku Walak di Distrik Kobagma
Kabupaten Mamberamo Tengah dalam jual beli hak atas tanah adat.
Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode
pendekatan yuridis normatif dan empiris yaitu menelaah dari peraturan
perundang-undangan yang berlaku, bahan kepustakaan serta dengan melihat
kenyatan yang terjadi di lapangan yang diperoleh dari penelitian baik secara
observasi maupun wawancara terhadap responden yang diteliti.
Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa jual beli hak atas tanah adat
pada masyarakat hukum adat Suku Walak di Distrik Kobagma Kabupaten
Mamberamo Tengah yaitu masih menggunakan cara lisan atau dengan akta
dibawah tangan dalam perjanjian jual beli tanahnya, yaitu yang pertama adalah
karena faktor sosial budaya yang mana sebagian besar masyarakat hukum adat
Suku Walak masih patuh pada hukum adat mereka, yang kedua proses yang cepat,
mudah dan biaya murah, dan menganggap bahwa perbuatan tersebut telah sah
apabila telah diketahui oleh para pemimpin adat (Big Man). Sedangkan kendalakendala yang dihadapi oleh masyarakat hukum adat Suku Walak di Distrik
Kobagma Kabupaten Mamberamo Tengah dalam jual beli hak atas tanah adat
yaitu ada dari faktor internal dan eksternal. Jika dari faktor Internal seringkali
sesama masyarakat adat Suku Walak mengklaim bahwa tanah tersebut merupakan
milik dari keluarganya atau peninggalan nenek moyangnya sehingga
menyebabkan sengketa sesama masyarakat hukum adat dan otomatis berakibat
langsung terhadap permasalahan dalam jual beli tanah adat pada Suku Walak.
Sedangkan dari faktor eksternal yaitu ada pihak luar yang mengaku jika tanah
yang mau dijual tersebut merupakan miliknya maka terkadang terjadi sengketa
tanah antara para pihak yang bersangkutan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Contributors: | Contribution Name NIDN Email Thesis advisor Sahuleka, Onesimus 0027116003 UNSPECIFIED Thesis advisor Palenewen, James Yoseph 0020048204 UNSPECIFIED |
| Uncontrolled Keywords: | Jual Beli, Hak Atas Tanah Adat, Suku Walak, Mamberamo Tengah. |
| Subjects: | 300 – Ilmu Sosial > 340 Ilmu hukum > 344 Hukum ketenagakerjaan, buruh, sosial, pendidikan dan budaya 300 – Ilmu Sosial > 340 Ilmu hukum > 347 Prosedur dan pengadilan 300 – Ilmu Sosial > 340 Ilmu hukum > 349 Hukum yurisdiksi tertentu, wilayah, wilayah sosial ekonomi |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Program Studi Ilmu Hukum - S1 |
| Depositing User: | Imanuel |
| Date Deposited: | 03 Mar 2026 01:08 |
| Last Modified: | 03 Mar 2026 01:08 |
| URI: | http://repository.uncen.ac.id/id/eprint/699 |
