Leasa, Aditha Julia (2024) Peran Pembimbing Kemasyarakatan Dalam Penanganan Anak Pelaku Kekerasan Seksual (Studi Pada Balai Pemasyarakatan Kelas II Jayapura). Undergraduate thesis, Universitas Cenderawasih.
COVER.pdf
Download (435kB)
BAB I.pdf
Download (284kB)
BAB II.pdf
Download (433kB)
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (310kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (112kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (144kB)
Abstract
Penelitian dengan judul “Peran Pembimbing Kemasyarakatan Dalam
Penanganan Anak Pelaku Kekerasan Seksual (Studi Pada Balai Pemasyarakatan
Kelas II Jayapura)” ini bertujuan untuk menganalisis peran Pembimbing
Kemasyarakatan dalam penanganan anak pelaku kekerasan seksual sekaligus
mengidentifikasi kendala yang dihadapi. Penelitian ini menggunakan metode
pendekatan yuridis normative dan yuridis empiris, dimana permasalahan yang
dibahas dan diuraikan dilakukan dengan menelaah bahan-bahan Pustaka serta
kaidah-kaidah atau norma hukum. Sementara metode yuridis empiris dilakukan
dengan pengamatan langsung di lapangan dengan menggunakan teknik
pengumpulan data yaitu observasi dan wawancara bersama narasumber.
Hasil penelitian mengungkapkan bahwa, peran Pembimbing
Kemasyarakatan pada Balai Pemasyarakatan Kelas II Jayapura dalam penanganan
anak pelaku kekerasan seksual meliputi, pendampingan, pembinaan, dan
pembimbingan. Terdapat dua jenis kendala yang ditemukan dalam penanganan
anak pelaku kekerasan seksual yaitu, kendala internal yang meliputi keterbatasan
anggaran dan jumlah petugas pembimbing kemasyarakatan, serta kendala
eskternal yang meliputi penolakan dan ketidakpedulian orang tua atau keluarga
dan minimnya pendidikan anak pelaku kekerasan seksual.
Disarankan : pertama, perlu adanya edukasi mengenai pendidikan seksual
yang tepat sesuai dengan tahap perkembangan anak, meningkatkan pengawasan
orang tua terhadap aktivitas dan lingkungan anak, menjalin kerja sama yang baik
dengan pihak-pihak terkait serta memberikan motivasi kepada anak untuk
memperoleh pendidikan setinggin-tingginya demi mencegah anak terlibat dalam
kasus kekerasan seksual. Kedua, Bapas perlu untuk meningkatkan kapasitas baik
dari segi fasilitas, petugas pembimbing kemasyarakatan, maupun kemampuan
sehingga diharapkan kedepannya Bapas melalui pembimbing kemasyarkatan
dapat berperan lebih optimal lagi dalam menangani kasus anak pelaku kekerasan
seksual dan kasus lainnya.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Contributors: | Contribution Name NIDN Email Thesis advisor Reumi, Frans 0013076004 UNSPECIFIED Thesis advisor Kaplele, Farida 0016088302 UNSPECIFIED |
| Uncontrolled Keywords: | Kekerasan Seksual, Anak Sebagai Pelaku, Peran Pembimbing Kemasyarakatan. |
| Subjects: | 300 – Ilmu Sosial > 340 Ilmu hukum > 344 Hukum ketenagakerjaan, buruh, sosial, pendidikan dan budaya 300 – Ilmu Sosial > 340 Ilmu hukum > 348 Undang-undang, hukum, regulasi dan kasus 300 – Ilmu Sosial > 340 Ilmu hukum > 349 Hukum yurisdiksi tertentu, wilayah, wilayah sosial ekonomi |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Program Studi Ilmu Hukum - S1 |
| Depositing User: | Imanuel |
| Date Deposited: | 03 Mar 2026 01:21 |
| Last Modified: | 03 Mar 2026 01:21 |
| URI: | http://repository.uncen.ac.id/id/eprint/766 |
