Wayor, Dominggus (2024) Perlindungan Hukum Bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kabupaten Kepulauan Yapen. Masters thesis, Universitas Cenderawasih.
COVER.pdf
Download (894kB)
BAB I.pdf
Download (284kB)
BAB II.pdf
Download (272kB)
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (256kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (172kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (486kB)
Abstract
Dominggus Wayor “Perlindungan Hukum Bagi Pendidik Dan Tenaga Kependidikan Kabupaten
Kepulauan Yapen”, dibimbing oleh Dr. Yustus Pondayar, S.H., M.H., sebagai pembimbing I dan
Victor Th. Manengkey, S.H., M.H., sebagai pembimbing II.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian juridis empiris dengan
mengutamakan data lapangan dan data pustaka hukum dengan teknik pengumpulan data
wawancara dan pengamatan dengan dukungan data sekunder yang bersumber dari bahan hukum
primer, bahan hukum sekunder, bahan hukum tertier, serta pendekatan Perundang-undangan,
sejarah hukum, dan pendekatan perbandingan hukum. Data yang diperoleh diolah dengan
tekhnik analisis kualitatif dengan tiga alur kerja; yakni, reduksi data, penyajian data, dan
verifikasi (kesimpulan).
Hasil penelitian menunjukan bahwa, pendidik dan tenaga kependidikan kabupaten
kepulauan Yapen Provinsi Papua, perlu menerapkan prinsip-prinsip perlndungan hukum
terutama tindak pidana misalnya : penganiayaan terhadap pendidik (guru, dosen) dan tenaga
kependidikan oleh siswanya dan mahasiswa bahkan tenaga kependidikan (tenaga adminisrasi
kependidikan) tentunya tidak sebentar prosesnya. Tidak adanya wibawa pendidik dan
kependidikan dimata muridnya, mahasiswa dan terbentuknya pribadi yang tidak memiliki rasa
hormat terhadap terhadap pendidik dan kependidikan karena orientasi belajar hanya mengarah ke
pembentukan kecerdasan belaka akan mendorong anak tidak memiliki rasa hormat kepada
gurunya. Terjadinya kekerasan yang dilakukan oleh siswa/ murid, mahasiswa dan bahkan
dilakukan juga oleh orangtua siswa/mahasiswa kepada pendidik (guru/dosen)dan tenaga
kependidikan. Hal ini, menunjukan bahwa ada pergeseran moral yang terjadi pada masyarakat,
serta keprofesian guru yang semakin tidak ada harganya. Tindakan peserta didik/murid ini yang
melakukan kekerasan kepada gurunya dengan ini dapat dikenakan pidana atas dasar
penganiayaan. Namun, pidana penjara yang dapat dijatuhkan kepada Anak, berdasarkan
UndangUndang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak (“UU SPPA”).
Namun jika orangtua siswa yang melakukan penganiayaan terhadap guru/ tenaga pendidik maka
dapat diterapkan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan dalam Kitab Undang-Undang
Hukum Pidana pasal 351. Adapun saran yang dapat penulis berikan yakni Bagi seorang murid
yang ingin mendapatkan ilmu dan ilmunya berguna suatu saat nanti maka murid harus
menghormati guru serta taat kepadanya
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Contributors: | Contribution Name NIDN Email Thesis advisor Pondayar, Yustus 0019067304 UNSPECIFIED Thesis advisor Manengkey, Victor Th 0010065908 UNSPECIFIED |
| Uncontrolled Keywords: | Perlindungan Hukum, Pendidik Dan Tenaga Kependidikan |
| Subjects: | 300 – Ilmu Sosial > 340 Ilmu hukum > 340 Ilmu hukum 300 – Ilmu Sosial > 340 Ilmu hukum > 344 Hukum ketenagakerjaan, buruh, sosial, pendidikan dan budaya 300 – Ilmu Sosial > 340 Ilmu hukum > 348 Undang-undang, hukum, regulasi dan kasus 300 – Ilmu Sosial > 340 Ilmu hukum > 349 Hukum yurisdiksi tertentu, wilayah, wilayah sosial ekonomi |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Program Studi Magister Ilmu Hukum - S2 |
| Depositing User: | Imanuel |
| Date Deposited: | 20 May 2026 05:53 |
| Last Modified: | 20 May 2026 05:53 |
| URI: | http://repository.uncen.ac.id/id/eprint/873 |
