Jikwa, Alin Febrianty (2024) Gambaran Pola Makan dan Gout Arthritis Pada Lansia Suku Asli Papua dan Suku Non Papua di Wilayah Kerja Puskesmas Waibu Kabupaten Jayapura. Undergraduate thesis, Universitas Cenderawasih.
COVER.pdf
Download (742kB)
BAB I.pdf
Download (119kB)
BAB II.pdf
Download (159kB)
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (158kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (219kB)
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (63kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (153kB)
Abstract
Gout arthritis merupakan suatu penyakit degeneratif yang menyerang
persendian. Gout arthritis terjadi karena tingginya asupan purin sehingga
mengakibatkan penumpukan kristal kedalam cairan synovial dan paling sering
ditemukan di kalangan masyarakat terutama pada lansia.Berdasarkan data
dariPuskesmas Waibu Kabupaten Jayapura, terdapat 302 lansia menurut data dari
Bulan Maret-Desember 2022 yang melakukan pemeriksaan gout arthritis dan
terdapat 137 lansia yang menderita penyakit gout arthritis.Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui pola makan dan gout arthritis pada lansia suku asli Papua dan
suku non Papua di wilayah kerjaPuskesmasWaibuKabupatenJayapura.. Penelitian
ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian
ini menggunakan data primer yaitu dengan cara melakukan wawacara dan
observasi langsung di lokasi penelitian, dan data sekunder data hasil pemeriksaan
yang tercacat di rekam medis. Penelitian ini dilakukan pada bulan SeptemberOktober 2023. Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 57lansia di Puskesmas
Waibu, teknik pengambilan sampel non Probability Sampling dengan model
Purposive Sampling. Analisis data yang digunakan yaitu analisis univariat. Hasil
pemeriksaan gout arthritis, lansia yang menderita gout arthritis sebanyak 42 orang
(73,7%), dan lansia yang tidak menderita gout arthritis sebanyak 15 orang (26,3%).
Pola makan berdasarkan jenis makanan yang beragam sebanyak 41 (71,9%)
responden, sedangkan yang makan dengan jenis makanan yang tidak
beragam sebanyak 16 (28,1%) responden. Berdasarkan frekuensi makan
tidak teratur sebanyak 37 (64,9%) responden dan responden yang frekuensi
makanan teratur sebanyak 20 (35,1%) responden. Berdasarkan jumlah
makan yang kurang sebanyak 37 (64,9%) responden dan responden yang
memiliki jumlah makan cukup sebanyak 20 (35,1%) responden
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Contributors: | Contribution Name NIDN Email Thesis advisor Bela, Sarni Rante Allo 0023088505 UNSPECIFIED Thesis advisor Rumaropen, Nova Falentina 9900989657 UNSPECIFIED |
| Uncontrolled Keywords: | Pola Makan, Gout Arthritis, Lansia |
| Subjects: | 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan > 613 Ilmu Kesehatan Umum dan keamanan 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan > 616 Penyakit |
| Divisions: | Fakultas Keseheatan Masyarakat > Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat - S1 |
| Depositing User: | Imanuel |
| Date Deposited: | 22 Jun 2026 12:07 |
| Last Modified: | 22 Jun 2026 12:07 |
| URI: | http://repository.uncen.ac.id/id/eprint/988 |
